Senin, 12 Januari 2026

KAMAK Gelar Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Libatkan Mahasiswa Hukum hingga Praktisi

Nas - Minggu, 14 Desember 2025 13:47 WIB
KAMAK Gelar Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Libatkan Mahasiswa Hukum hingga Praktisi
Istimewa

MEDAN — Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dialog interaktif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hukum, organisasi kemasyarakatan (ormas), aktivis pegiat anti korupsi, praktisi hukum hingga jajaran pengurus KAMAK.

Baca Juga:

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi gerakan rakyat dalam melawan praktik korupsi yang dinilai masih masif dan sistemik, khususnya di Sumatera Utara.

Ketua Koordinator Nasional (Kornas) KAMAK, Azmi Hadly, menegaskan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi sekaligus perlawanan terhadap lemahnya komitmen pemberantasan korupsi.

> "Hakordia harus menjadi alarm bagi seluruh elemen bangsa. Korupsi hari ini bukan hanya soal kerugian negara, tapi sudah merusak moral, keadilan, dan masa depan generasi muda," tegas Azmi Hadly dalam sambutannya.

Baca Juga:
Menurut Azmi, keterlibatan mahasiswa hukum dan aktivis menjadi sangat penting karena merekalah calon garda terdepan dalam menjaga supremasi hukum dan nilai keadilan di masa depan.

> "Kami sengaja menghadirkan mahasiswa hukum, praktisi, dan pegiat anti korupsi agar terjadi transfer kesadaran dan keberanian. Negara tidak boleh kalah oleh koruptor," ujarnya.

Azmi Hadly juga mengkritisi masih lemahnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi besar yang dinilai tidak menyentuh aktor utama.

> "Hukum jangan hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. KAMAK akan terus mengawal dan membongkar dugaan praktik korupsi, baik di pusat maupun daerah," tambahnya.

Baca Juga:

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menyuarakan komitmen bersama untuk memperkuat kontrol publik, mendorong transparansi anggaran, serta mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa tebang pilih.

Peringatan Hakordia versi KAMAK ini ditutup dengan seruan moral agar pemerintah dan lembaga penegak hukum mengembalikan kepercayaan publik melalui penindakan nyata terhadap pelaku korupsi.rel


-

Baca Juga:

Editor
: Nas
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
BPK Bongkar Dugaan Korupsi 21 Proyek Jalan dan Jembatan Sumut, Rp1,2 Triliun Anggaran Diduga Jadi Bancakan
Skandal Underpass HM Yamin Bukan Lagi Dugaan, Ini Korupsi Terang-terangan Harus Ada Tersangka
Dugaan Korupsi Rusunawa Rp797 Juta: Jejak Lama Alexander Sinulingga Mulai Terkuak, Kejari Belawan Bergerak
Kejatisu Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi KPU Sumut, Temuan BPK Capai Rp 1,4 Miliar
Kejatisu, Apa Kabar Kasus Smartboard Langkat–Tebing Tinggi–Sumut , Publik Mendesak Penetapan Tersangka
Kejatisu Didesak Tetapkan Tersangka Penjualan Aluminium PT Inalum, Kornas KAMAK Azmi Hadly: “Jangan Ada yang Dilindungi”
 
Komentar