Sabtu, 28 Februari 2026
Marhaban ya Ramadhan

Kost - Kostannya Kena Razia,3 Mahasiswa Jadi Tersangka Kasus Penipuan Baim Wong.

Garda.id - Rabu, 21 Juni 2023 03:22 WIB
Kost - Kostannya Kena Razia,3 Mahasiswa Jadi Tersangka Kasus Penipuan Baim Wong.
Kost - Kostannya Kena Razia,3 Mahasiswa Jadi Tersangka Kasus Penipuan Baim Wong.

 

Empat orang kawanan spesialis penipuan onlain berhasil ditangkap personel gabungan dari Satpol PP dan Satreskrim Polres Tanjung Balai..ist

TANJUNGBALAI I Garda.id

 Empat orang kawanan spesialis penipuan onlain berhasil ditangkap personel gabungan dari Satpol PP dan Satreskrim Polres Tanjung Balai.


Tiga orang diantaranya masih berstatus sebagai mahasiswa.


IP Alias I (21), BCP alias B, (18), DA alias D, (19) dan AS alias R, (19) ditangkap lantaran melakukan dugaan penipuan dengan modus memberikan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah dengan korbannya.


Saat ditangkap keempatnya sedang berada didalam sebuah kost-kostan di Jalan Jendral Sudirman,Kilometer 5,5,Kelurahan Sijambi,Kecamatan Datuk Bandar,Kota Tanjungbalai, Rabu (14/6/23) sekitar pukul 23 : 00 wib.


Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi saat menggelar konferensi Pers,Selasa (21/6/23) menyatakan,keempat orang kawanan spesialis penipuan online itu telah ditetapkan sebagai tersangka.


“ Penangkapan terhadap keempat tersangka ini berawal  dari razia pasangan bukan suami istri yang dilaksanakan personil gabungan dari Satpol PP, Polres Tanjungbalai dan instansi terkait di setiap kost-kostan “ katanya.


Bertepatan di salah satu kost-kostan yang terletak di seputaran Kilometer 5,5 Sijambi, sambung Ahmad Yusuf Afandi , personil gabungan melakukan pemeriksaan dan hasilnya dari dalam kamar ditemukan barang -  barang mencurigakan yang keseluruhannya merupakan milik keempat tersangka.


“ Barang mencurigakan itu meliputi, 1 (satu) unit HP Redmi 9 warna biru, 1 (satu) unit Realme C.11 warna biru, 2 (dua) buah mesin print Bluetooth, 2 lembar struk transaksi pengiriman uang dengan logo Bank BRI, “ pungkasnya.


Kecurigaannya,kata Ahmad Yusuf menerangkan, barang –barang tersebut ditemukan namun pemiliknya tidak berada ditempat . Saat ditemukan hanya salah seorang teman mereka  berinisial R yang mengaku bukan sebagai pemilik barang mencurigakan tersebut.


“ Tak lama kemudian,keempatnya datang dan mengakui barang – barang mencurigakan itu milik mereka yang digunakan untuk melakukan penipuan dengan modus  Undian berhadiah Giveaway dari Baim Wong. “ pungkasnya.


Dari hasil pemeriksaan, sambungnya lagi, modus penipuan tersebut dilakukan keempat tersangka itu  dengan cara membuat akun facebook yang baru atau menggunakan akun facebook milik orang lain yang berada dalam penguasaan mereka.


“ Selanjutnya memposting status bahwa pemilik akun tersebut telah memenangkan undian dari artis Baim Wong disertai dengan gambar berupa sejumlah uang tunai dan bukti pengiriman transaksi pengiriman uang hadiah undian, “ katanya.


Begitu korbannya tergiur untuk mengikuti undian tersebut ,kata AKBP Ahmad Yusup Afandi lagi,para pelaku kemudian mengarahkan untuk melakukan chatting ke aplikasi whatsapp ke nomor yang sudah ditentukan.


"Singkat cerita apabila korban memenangkan undian tersebut maka para pelaku meminta sejumlah uang untuk biaya administrasi/kwitansi, “ pungkasnya.


Dari keempat tersangka,tiga orang diantaranya masih berstatus sebagai mahasiswa.Keseluruhannya tercatat sebagai warga Kecamatan Datuk Bandar,Kota Tanjungbalai.


 IP Alias I,(21) seorang mahasiswa ,warga  Jalan Sirsak, Lingkungan II, Kelurahan Pahang, Kecamatan  Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, BCP Alias B (18) seorang mahasiswa, warga Jalan Pasar VI, Lingkungan  IX, Kelurahan  Sijambi,Kecamatan  Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, DA Alias D,(19) seorang  mahasiswa warga  Jalan Nusa Indah VI, No. 20,Lingkungan  IX, Kelurahan  Sijambi,Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai dan AS Alias R, (19), pengangguran, warga  Jalan  Mawar VII, Perumnas, Lingkungan VIII, Kelurahan  Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.


“ Dari hasil pemeriksaan,keempat tersangka ini melakukan penipuan online tersebut sudah selama empat bulan lamanya serta sudah mendapatkan keuntungan berupa uang tunai dari beberapa korban dengan total  keuntungan berjumlah puluhan juta rupiah lalu para pelaku mempergunakan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari.” Kata AKBP Ahmad Yusuf Afandi.


Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, keempatnya dijerat dengan Pasal 50 Jo. Pasal 34 ayat (1) dari UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya paling lama 10 (sepuluh) tahun  penjara dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000 (lima miliar rupiah).


“ Barang bukti yang diamankan dari rumah kost- kostan berupa dua (dua) unit Handphone dengan merek  Redmi 9 warna biru dan Realme C 11 warna biru.Dua (2) dua) mesin printer Bluetooth, dua (2) buah struk, uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp 450.000,-.” Pungkas Ahmad Yusuf Afandi. (eko)


Teks Foto : Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi bersama Wakapolres AKBP Jumanto saat menanyakan cara modus penipuan online undian hadian uang tunai puluhan juta baim wong dengan keempat tersangka .(F/Eko)

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Reses Anggota DPR RI Dr. Maruli Siahaan dan Buka Puasa Bersama BAKOPAM Sumut
BRI BO Sibuhuan Berikan Reward Menarik  Voucher Kesetiap  Nasabah Penabung Baru
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan  Kualitas  Pelayanan, BRI BO Sibuhuan Kunjungi DPRD Palas
BRI Kanca Sibuhuan Bayarkan Klaim  Asuransi BRI Life  kepada Ahli Waris Jalaluddin Hasibuan
Insan BRILian BO Sibuhuan Aktif Mengenalkan Produk Asuransi BRI Life Aurora Plus kepada Nasabah
KBDIY Medan Sumut Berbagi Takjil Ramadan 1447 H, Lalin Sempat Padat di Jalan Kapten Muslim
 
Komentar