Medan | Garda.id
Kegiatan Safari Ramadan Pemko Medan bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mendengar dan merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat.
"Pemerintah hadir tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dalam sikap mendengar, memahami, dan merasakan denyut kehidupan warganya," kata Adlan mengutip pesan Wali Kota Medan.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan Rico Waas yang dibaca Adlan ditegaskan bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari bangunan yang menjulang ataupun angka-angka pertumbuhan, melainkan dari seluruh kekuatan bersama dalam memajukan kota Medan. Apalagi bilangnya, bulan suci Ramadan mengajarkan keseimbangan antara hak dan kewajiban, kepentingan pribadi dan bersama, serta kemajuan dan keadilan sosial.
Masih dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota Medan Rico Waas juga mengingatkan kepada jajarannya bahwa jabatan adalah sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab.
"Menjalankan roda pemerintahan adalah amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab. Artinya setiap tindakan kepemimpinan akan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia, namun juga di hadapan Allah SWT,"pungkasnya.
Selain itu, Pemko Medan juga membuka pelayanan publik berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, dan pelayanan pengurusan surat izin usaha.
Acara ini juga diisi dengan tausiah inspiratif yang disampaikan Al-Ustadz Winda Kustiawan, kemudian dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah dan buka puasa bersama.