Jumat, 29 Mei 2026

Topan Obaja Putra Ginting, Julukan “Ketua Kelas” Pemprov Sumut, Tersangka KPK

Garda.id - Sabtu, 28 Juni 2025 13:53 WIB
Topan Obaja Putra Ginting, Julukan “Ketua Kelas” Pemprov Sumut, Tersangka KPK
Topan Obaja Putra Ginting, Julukan “Ketua Kelas” Pemprov Sumut, Tersangka KPK


Tersangka KPK Topan Ginting.

JAKARTA, Garda.id

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di wilayah Sumut. Penetapan ini merupakan hasil dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Kamis (26/6/2025) lalu di Mandailing Natal.

Topan dikenal luas sebagai sosok kuat di lingkungan birokrasi Sumatera Utara. Di kalangan internal pemerintahan, ia kerap dijuluki sebagai “ketua kelas”, karena posisinya yang strategis dan pengaruhnya dalam pengelolaan proyek-proyek infrastruktur berskala besar di bawah pemerintahan Gubernur Bobby Nasution.

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (28/6/2025) sore di Gedung Merah Putih, KPK juga mengumumkan empat tersangka lain yang turut terlibat, yakni:

  • Rasuli Efendi Siregar, Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut
  • KIR, Direktur PT DNG (kontraktor swasta)
  • RAY, Direktur PT RHL (kontraktor swasta)
  • HEL, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PJN Wilayah I Sumut

“OTT ini berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam proyek pembangunan jalan yang dikelola oleh Dinas PUPR dan PJN Wilayah I di Sumatera Utara,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Dari hasil operasi senyap tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk menyegel kantor salah satu kontraktor yang berlokasi di Padangsidimpuan. Kantor tersebut diduga milik Dalihan Natolu Grup (DNG), perusahaan yang disebut-sebut terkait erat dengan proyek yang menjadi objek penyidikan.

Sosok Topan Obaja Putra Ginting sebelumnya dikenal sebagai birokrat teknokratik yang dipercaya mengawal sejumlah proyek strategis di provinsi. Namun, kepercayaan itu kini tercoreng oleh dugaan keterlibatannya dalam skandal suap. Belum diketahui pasti berapa nilai suap yang diterima maupun total anggaran proyek yang dipermasalahkan.

KPK memastikan akan terus mendalami peran para pihak dan kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat. Sementara itu, pemeriksaan intensif terhadap para tersangka masih berlangsung.rel

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Golkar Deli Serdang Tebar Kepedulian, Ratusan Paket Qurban Dibagikan untuk Kaum Duafa
KADIN Bali Salurkan Hewan Kurban dalam Program “Kadin Berkurban” Idul Adha 1447 H
Balitbang DPP Partai Golkar Laksanakan Qurban di Pulau Longos NTT
Bakopam Sumut Sembelih 7 Ekor Sapi Kurban, Kapolda Sumut dan Tokoh Masyarakat Turut Berpartisipasi Dibagikan Kepada Masyarakat
Kadin Indonesia Gelar “Qurban Berkah Kadin Peduli” di Tebet, Tebar Semangat Gotong Royong
JNE MEDAN HADIAHKAN HEWAN KURBAN UNTUK INSAN MEDIA,  PERERAT SILATURAHMI DAN SEMANGAT BERBAGI DI MOMEN IDULADHA
 
Komentar