Sabtu, 28 Februari 2026
Marhaban ya Ramadhan

Polda Sumut Ungkap Sindikat Mafian Bobol ATM

Garda.id - Senin, 22 Januari 2024 17:40 WIB
Polda Sumut Ungkap Sindikat  Mafian Bobol  ATM
Polda Sumut Ungkap Sindikat Mafian Bobol ATM

 

Tiga orang tersangka berhasil ditangkap, yakni IS alias Wak Lobe, RS alias Bang Begal dan SS. Ketiganya beraksi Bobol ATM di Kota Medan dan Binjai.ist


MEDAN  | garda.id

Tim Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut mengungkap kasus kejahatan pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM yang sudah berpuluhan kali terjadi di kota Medan dan Binjai.


Dalam pengungkapan kasus mengganjal ATM yang dipimpin langsung Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara berhasil meringkus tiga orang tersangka.


Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pengungkapan kasus kejahatan dengan modus mengganjal ATM itu atas laporan tiga korban.


"Modusnya para pelaku mengganjal lubang kartu pada mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi," sebut Hadi, Senin (22/1/2024).


Hadi mengungkapkan, dari penyelidikan tiga orang tersangka berhasil ditangkap, yakni IS alias Wak Lobe, RS alias Bang Begal dan SS. Ketiganya beraksi di Kota Medan dan Binjai.


"Dari tangan pelaku disita barang bukti 64 kartu ATM milik para korban, sepeda motor san sejumlah Barang bukti lainnya," ujar Hadi.


"Polisi terus mengembangkan para pelaku lainnya," pungkasnya.(W05) 


Teks foto :

Tersangka sindikat pencurian ganjal ATM ditangkap Polda Sumut(W05)

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Kapolda Sumsel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers dalam Momentum Ramadan
Prabowo Minta Evaluasi Ulang, Izin Tambang Emas Martabe Berpeluang Dipulihkan
DPW PKB Sumut Konsolidasi ke Dairi, Karo dan Pakpak Barat
Berkah Ramadhan 1447 H/2026, PKB Sumut Berbagai Takjil kepada Ratusan Pengemudi Ojol
RAMADHAN KESEMBILAN, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN BANJIR DI MEDAN MAIMUN
GREAT Institute: Palestina Dukung Keanggotaan Indonesia di Board of Peace
 
Komentar