Senin, 13 Juli 2026

Polda Sumut Ungkap Sindikat Mafian Bobol ATM

Garda.id - Senin, 22 Januari 2024 17:40 WIB
Polda Sumut Ungkap Sindikat  Mafian Bobol  ATM
Polda Sumut Ungkap Sindikat Mafian Bobol ATM

 

Tiga orang tersangka berhasil ditangkap, yakni IS alias Wak Lobe, RS alias Bang Begal dan SS. Ketiganya beraksi Bobol ATM di Kota Medan dan Binjai.ist


MEDAN  | garda.id

Tim Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut mengungkap kasus kejahatan pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM yang sudah berpuluhan kali terjadi di kota Medan dan Binjai.


Dalam pengungkapan kasus mengganjal ATM yang dipimpin langsung Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara berhasil meringkus tiga orang tersangka.


Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pengungkapan kasus kejahatan dengan modus mengganjal ATM itu atas laporan tiga korban.


"Modusnya para pelaku mengganjal lubang kartu pada mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi," sebut Hadi, Senin (22/1/2024).


Hadi mengungkapkan, dari penyelidikan tiga orang tersangka berhasil ditangkap, yakni IS alias Wak Lobe, RS alias Bang Begal dan SS. Ketiganya beraksi di Kota Medan dan Binjai.


"Dari tangan pelaku disita barang bukti 64 kartu ATM milik para korban, sepeda motor san sejumlah Barang bukti lainnya," ujar Hadi.


"Polisi terus mengembangkan para pelaku lainnya," pungkasnya.(W05) 


Teks foto :

Tersangka sindikat pencurian ganjal ATM ditangkap Polda Sumut(W05)

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MAS TPI Plus Keterampilan Medan Bekali Siswa dengan Ilmu dan Keterampilan
Awali Tahun Ajaran 2026/2027, TPI Medan Perkuat Pendidikan Berkarakter melalui Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
Boyong 4 Emas di Lampung, Taekwondo Sumut Dapat Wild Card di Indonesia Open
BREAKING NEWS: Konglomerat Properti Tan Kian Diamankan Polisi, Diperiksa sebagai Saksi dalam Pengembangan Kasus Eks Jampidsus
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi
 
Komentar