Medan, Kemajuan sebuah kota tidak dapat diukur hanya dari kemajuan infrastruktur fisik semata. Melainkan harus didukung dengan pembangunan manusia seutuhnya, yang mencakup kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, hingga nilai keagamaan yang menjadi fondasi utama bagi masa depan kota Medan.
Dalam audiensi itu, Rico Waas menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan duniawi dan spritual.
"Pembangunan dunia tanpa membangun akhirat akan menjadi hal yang sia-sia. Keduanya harus berjalan seiring dan sejalan,"kata Rico Waas.
Baca Juga:Ditengah tantangan perkembangan zaman, Rico Waas juga menyoroti fenomena ketergantungan masyarakat pada gawai yang cenderung memicu sifat individualistik. Untuk itu Rico Waas berpesan agar ISLAH dapat mencetak generasi muda yang mencintai Al-Qur'an. Tidak hanya sekadar menjadi hafalan, namun benar-benar menjadi pedoman hidup sehari-hari.
Sementara itu, Ketua ISLAH Kota Medan Mudhofir Hawai Azizi menjelaskan, ISLAH merupakan perkumpulan para Hafizh dan Hafizah Al-Qur'an yang memiliki visi besar untuk mewujudkan Medan sebagai kota Qur'an.
"Kami berharap adanya kerjasama antara Pemko Medan dan ISLAH, kerjasama ini penting untuk bersama-sama memajukan generasi Qur'ani di Kota Medan,"ungkap Mudhofir.
"Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Wali Kota Medan pada acara pelantikan tersebut,"harapnya.rel
Baca Juga: