Senin, 16 Maret 2026

Prabowo Disebut “Ngamuk Besar” Setelah Tahu Bupati Aceh Selatan Sedang Umrah Saat Bencana, Staf Istana Sampai Siapkan Helm Anti-Badai

Nas - Senin, 08 Desember 2025 15:05 WIB
Prabowo Disebut “Ngamuk Besar” Setelah Tahu Bupati Aceh Selatan Sedang Umrah Saat Bencana, Staf Istana Sampai Siapkan Helm Anti-Badai
Ilustrasi

Aceh | Istana Angin Ribut — Dalam dunia politik Nusantara yang penuh kejutan, datang sebuah kabar satir yang membuat publik terkekeh sekaligus menggeleng: Presiden Prabowo (dalam versi satir ini disebut Prabu Wibawa Subagyo) dikisahkan "mengamuk level dewa petir" ketika mengetahui Bupati Aceh Selatan, Mirwan M.S… (Masa Sih?), tidak ada di daerah saat bencana besar melanda.

Menurut sumber imajiner yang menyamar sebagai dispenser air di ruang rapat, suasana rapat darurat berubah drastis ketika laporan itu masuk.

"Beliau langsung berdiri. Saking kencengnya, kursinya sampai mundur 30 cm. Itu rekor baru," ujar si dispenser dalam wawancara eksklusif yang tentu saja tidak pernah terjadi


Dalam kisah satir ini, Prabu Wibawa disebut memerintahkan Mendagri fiksi bernama Tito Karnama untuk "mencopot" Mirwan.

Baca Juga:
"Copot dia. Itu bukan desersi. Itu liburan dadakan," katanya sambil menunjuk peta bencana yang bahkan peta itu ikut merinding.

Bupati Fiksi Mengaku Berangkat Tanpa Izin

Dalam dunia satir ini, Mirwan M.S… (Masa Sih?) disebut pergi umrah tanpa izin, meninggalkan jabatannya dengan surat ketidaksanggupan yang ditandatangani tergesa-gesa.

Ketika foto Mirwan dan istrinya berpose manis di Tanah Suci beredar, rakyat Aceh fiktif pun bereaksi:
"Bagus betul fotonya. Tapi lebih bagus kalau dia ada di sini nolong orang," ujar seorang warga imajiner yang sedang mengaduk kopi fiktif bernama Koptagul yang konon bisa menambah kecerdasan 40%.

Gubernur Fiktif Ikut Berkomentar

Dalam cerita ini, Gubernur Aceh fiktif bernama Mualem bin Manap bahkan meminta Mirwan mundur:

"Pemimpin itu bukan boleh hilang pas rakyatnya tenggelam. Itu bukan bupati, itu Houdini."

Sementara itu, partai fiksi Gerindrahati langsung mengambil langkah cepat mencopot Mirwan dari posisi ketua cabang.

Di Tengah Semua Kekacauan, Sepak Bola Tetap Menang

Untuk mengimbangi kehebohan politik, narasi satir ini memuat kabar baik: timnas putri fiksi Indonesia menang 3-1 melawan Singapura dalam SEA Games semesta paralel.

Publik pun bersorak:
"Akhirnya ada sesuatu yang bukan bikin stres!"

Akhir Cerita: Badai Politik Selalu Menemukan Orang yang Lari

Cerita satir ini ditutup dengan gambaran bahwa Prabu Wibawa tetap memimpin operasi bencana, sementara Mirwan M.S… sibuk mencari sinyal WiFi di hotel dekat Masjidil Haram untuk membaca komentar warganet yang meledak seperti petasan malam tahun baru.

Dua warga Aceh fiktif pun berdebat sembari menikmati Koptagul.

"Padahal di Aceh itu banyak kopi enak, ya?"

"Iya. Mungkin kalau Pak Mirwan rajin ngopi, dia ingat pulang."Red /Rosadi

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Prabowo Kunjungi Museum Nasional Indonesia
Prabowo Minta Evaluasi Ulang, Izin Tambang Emas Martabe Berpeluang Dipulihkan
Prabowo Hadiri Gala Iftar di Washington DC, 11 MoU Rp 600 Triliun Lebih Disepakati
GREAT Institute Kaitkan Board of Peace dengan Dasasila Bandung
Akademisi Puji Pidato Prabowo di Davos, Pertegas Beda Prabowonomics Vs Greedynomics
Tiba di Tapteng, Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Bencana, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
 
Komentar