RANTAUPRAPAT | Gard.id
Kejaksaan Negeri (
Kejari) Labuhan Batu melalui Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) menerima penitipan uang pengganti sebesar Rp613.000.000 dari perkara dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini masih bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Medan.
Penerimaan uang pengganti tersebut berlangsung pada Senin (5/1/2026) di Kantor
Kejari Labuhan Batu, Rantauprapat.
Kepala Kejaksaan Negeri Labuhan Batu, Asnath Anytha Idatua Hutagalung, SH, MH melalui Kasi Pidsus
Kejari Labuhan Batu, Sabri Fitriansyah Marbun, SH, MH mengatakan, perkara tersebut masih dalam tahap persidangan dan belum memasuki pembacaan tuntutan terhadap para terdakwa.
"Perkara dugaan korupsi ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor PN Medan," ujar Sabri Marbun dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, kasus tersebut berkaitan dengan Pelaksanaan Pekerjaan Renovasi Gedung Puskesmas Sei Penggantungan, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Tahun Anggaran 2023 pada Dinas Kesehatan Labuhan Batu.
Adapun para terdakwa dalam perkara ini yakni Rudi Syahputra, Asep Purnomo, serta Mahrani yang ditangani dalam berkas terpisah. Berdasarkan hasil perhitungan, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp805.399.663.
Sabri Marbun menambahkan, perkara Puskesmas Sei Penggantungan disidangkan bersamaan dengan dua perkara lainnya, yakni kasus dugaan korupsi Renovasi Puskesmas Teluk Sentosa dan Puskesmas Negeri Lama dengan terdakwa berbeda. Total kerugian negara dari ketiga perkara tersebut mencapai Rp3.481.657.863.
Ia juga mengungkapkan, pada tahun 2024 Bidang Pidsus
Kejari Labuhan Batu berhasil meraih peringkat I terbaik se-Sumatera Utara dalam kinerja penanganan perkara tindak pidana khusus, serta juara II tingkat nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Sesuai arahan pimpinan, Ibu Kajari Asnath Hutagalung,
Kejari Labuhan Batu terus berkomitmen dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi," tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, lanjut Sabri, pada 2 Januari 2026
Kejari Labuhan Batu langsung tancap gas dengan menangani penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuhan Batu Tahun Anggaran 2022 hingga 2024.rel