Senin, 12 Januari 2026

Walikota Muslim Pertama Dilantik di New York, Zohran Kwame Mamdani Cetak Sejarah

Nas - Jumat, 09 Januari 2026 11:25 WIB
Walikota Muslim Pertama Dilantik di New York, Zohran Kwame Mamdani Cetak Sejarah
Kota New York mencatat sejarah baru pada Kamis, 1 Januari 2026. Untuk pertama kalinya, seorang Muslim resmi dilantik sebagai Walikota New York dengan mengucapkan sumpah jabatan sambil meletakkan tangan di atas Al-Qur’an.ist

New York | Garda.id

Kota New York mencatat sejarah baru pada Kamis, 1 Januari 2026. Untuk pertama kalinya, seorang Muslim resmi dilantik sebagai Walikota New York dengan mengucapkan sumpah jabatan sambil meletakkan tangan di atas Al-Qur'an.

Walikota terpilih tersebut adalah Zohran Kwame Mamdani (lahir 18 Oktober 1991), seorang politikus asal Amerika Serikat yang tergabung dalam Partai Demokrat serta Democratic Socialists of America (DSA). Ia resmi menjabat sebagai Wali Kota New York ke-112 setelah memenangkan pemilihan pada 5 November 2025.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh pejabat kota, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai latar belakang agama dan etnis. Momen sumpah jabatan dengan Al-Qur'an ini dipandang sebagai simbol kuat keberagaman, kebebasan beragama, dan inklusivitas yang telah lama menjadi identitas Kota New York.
Sebelum menjabat sebagai walikota, Zohran Mamdani dikenal sebagai figur legislatif muda progresif. Ia menjabat sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York dari Distrik ke-36 yang berada di wilayah Queens selama periode 2021–2025. Dalam perannya tersebut, ia aktif memperjuangkan isu-isu keadilan sosial, perumahan terjangkau, serta hak-hak komunitas pekerja dan minoritas.
Bagi banyak warga Muslim, pelantikan ini menjadi sumber kebanggaan tersendiri. Tidak hanya sebagai pencapaian politik, tetapi juga sebagai tonggak sejarah keterlibatan umat Muslim dalam kepemimpinan publik di Amerika Serikat.
Sejumlah warga menyampaikan harapan agar kepemimpinan Zohran Kwame Mamdani dapat membawa kebaikan, keadilan, dan keberkahan bagi seluruh warga Kota New York, tanpa memandang latar belakang agama, ras, maupun pandangan politik.
Hari ini, New York kembali menegaskan dirinya sebagai kota harapan—tempat di mana keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang hidup dalam sejarah.rel

Baca Juga:

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Gandeng Bank Sumut, Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi Lakukan Percepatan Penyediaan Rumah Bersubsidi
 
Komentar