MEDAN | Garda.id
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Shah mencetuskan yel-yel "Keadilan, Tegakkan!" sebagai simbol ajakan kolektif kepada masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan di Indonesia.
"Tidak mungkin hanya beberapa orang saja yang bisa membuat negara ini adil. Semua pihak harus terpanggil untuk ikut serta," ujarnya.
Baca Juga:
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dari para pemimpin dalam menegakkan keadilan. Menurutnya, sikap tersebut akan membangkitkan semangat masyarakat untuk ikut menjaga nilai-nilai keadilan.
"Jika pemimpin memberi contoh, maka akan tumbuh semangat di tengah masyarakat yang pada akhirnya menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama," katanya.
"Tujuan negara kita itu menjaga integrasi bangsa, melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Semua itu tidak akan terwujud tanpa keadilan," ujar Mahfud.
Menurutnya, Monumen Nasional Keadilan membawa pesan penting agar seluruh pihak tidak main-main dalam menegakkan keadilan, karena keadilan merupakan perpaduan antara logika hukum dan hati nurani.
Baca Juga:
Rangkaian acara diawali dengan ceramah oleh Muzakkir, dilanjutkan pemutaran video sejarah berdirinya Monumen Keadilan, hingga ditutup dengan silaturahmi dan foto bersama. (rel)