Jumat, 27 Februari 2026
Marhaban ya Ramadhan

APTISI Tolak RUU Sisdiknas Tahun 2022, Ini Kata Ketua APTISI Muhammad Isa Indrawan SE MM

Garda.id - Jumat, 23 September 2022 15:24 WIB
APTISI Tolak RUU Sisdiknas Tahun 2022, Ini Kata Ketua APTISI Muhammad Isa Indrawan SE MM
APTISI Tolak RUU Sisdiknas Tahun 2022, Ini Kata Ketua APTISI Muhammad Isa Indrawan SE MM


Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumut, menyatakan menolak lembaga Akreditasi Mandiri dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tahun 2022.rel




Medan | Garda.iD


Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumut, menyatakan menolak lembaga Akreditasi Mandiri dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tahun 2022. Alasannya, keberadaan Lembaga Akreditasi Mandiri akan membunuh keberadaan perguruan tinggi swasta karena biaya akreditasi mencekik leher.

Terkait RUU Sisdiknas tahun 2022, disayangkan adanya niatan dan keinginan Menteri Pendidikan untuk menyapu jagad tiga Undang Undang (UU) yaitu, UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan UU nomor 12 tahun 2022, seolah olah pemerintah menganggap persoalan tunjangan profesi guru dan dosen adalah beban.

“Karenanya, Aptisi Sumut menolak dengan tegas RUU Sisdiknas nomor 2022, dan meminta kepada DPR RI agar tidak memasukkan RUU Sisdiknas ke dalam Prolegnas 2022,” ujar Ketua APTISI Sumut, Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM, kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

Disebutkan Isa, dengan keluarnya peraturan Kementerian Pendidikan tentang Lembaga Akreditasi Mandiri menambah beban perguruan tinggi swasta. Karena setiap program studi (prodi) dikenakan biaya Rp 70 juta hingga Rp80 juta saat akan melakukan akreditasi.Sementara selama ini akreditasi yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tidak dikenakan biaya saat akreditasi.

“Sangatlah tidak tepat jika pemerintah memberlakukan jika harus melalui akreditasi mandiri dengan biaya mahal, sementara kondisi perguruan tinggi swasta belum pulih pascapandemi Covid 19,” ujar Isa.

Karenanya, Aptisi bersikap tegas meminta kepada Presiden Jokowi untuk membatalkan Lembaga Akreditasi Mandiri.rel/ag

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Rp2,41 Miliar Menggantung, PT Ramsdivo Tuding Perumda Tirtanadi Ingkar Janji
BANGGA DENGAN PASPOR INDONESIA DI TENGAH TANTANGAN BRAIN-DRAIN
Ramadan Penuh Haru, Imam Asal Gaza Ustaz Dr. Ammar Pimpin Ibadah di Masjid Agung Medan
Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia
Ramadan 1447 H, CEO Sumut24 Group Anto Genk Perkuat Silaturahmi Lintas Tokoh
Sinergi KALISTA bersama Nusatama Dukung Toyota Tsusho Indonesia Perkuat Transisi Berkelanjutan Logistik Nasional Melalui Uji Coba Truk Kontainer EV
 
Komentar