Jumat, 28 Agustus 2026

Pengamat militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie : KSAL Laksamana Yudo Margono layak Menjadi Panglima TNI

Garda.id - Minggu, 06 November 2022 10:46 WIB
Pengamat militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie :  KSAL Laksamana Yudo Margono layak Menjadi Panglima TNI
Pengamat militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie : KSAL Laksamana Yudo Margono layak Menjadi Panglima TNI

 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono/ist

Jakarta | garda.id

Jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI akan berakhir pada Desember 2022 mendatang. Presiden Joko Widodo tengah mencari calon Panglima TNI yang tepat pengganti Jenderal Andika.

Pengamat militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie dikutip dari merdeka.com menilai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono layak dipertimbangkan menjadi Panglima TNI baru. Dia beralasan, untuk membangun kekuatan maritim yang mumpuni dengan visi kekuatan Tri Matra Terpadu, maka jabatan Panglima TNI harus berasal dari Angkatan Laut (AL).

"Jadi menurut saya harus Pak Yudo Margono karena bagaimanapun untuk bisa membangun kekuatan maritim yang mumpuni, dengan membangun kesatuan kekuatan Tri Matra Terpadu itu basic-nya harus dari Angkatan Laut," kata Connie kepada wartawan Sabtu (5/11/2022).

Terlebih, kata dia, dua periode kepemimpinan Presiden Jokowi tak pernah mengangkat Panglima TNI dari satuan angkatan laut.

Menurut saya harusnya Presiden Jokowi tetap memegang komitmen yang dijanjikan terkait nawa cita itu. Jadi harusnya Pak Yudo Margono," sambung Connie.

Menurut Connie, Presiden Jokowi telah berjanji akan membangun kembali kedaulatan, kedigdayaan, dan kejayaan maritim Indonesia. Ia menilai sosok Yudo sangat tepat menjadi PanglimaTNI karena telah menduduki beberapa posisi-posisi penting termasuk Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (PangKogabwilhan).

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini isu regional sudah mulai mengemuka. Maka diperlukan panglima militer dari kalangan Angkatan Laut.

"Nah itu berhubungan ketat dengan angkatan laut karena kita berbatasan di Natuna. Yang kedua adalah isu Pulau Pasir dengan Australia. Itu juga berhubungan erat dengan kapabilitas dan kapasitas mumpuni dari angkatan laut," jelasnya.

amun, Connie tak menampik selain Yudo tak ada yang mampu membangun pertahanan kemaritiman di Indonesia.

"Sekali lagi bukan saya bilang yang lain tidak bisa membangun tetapi kalau paling gampang itu membangun sebuah postur untuk out looking defence dari sebuah negara maritim, itu harus dari basic angkutan laut," ucap Connie.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku belum mengetahui siapa sosok calon Panglima TNI yang akan menggantikan dirinya. Menurut dia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi biasanya menentukan calon Panglima TNI dalam waktu mendadak./red



Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
JMSI Sumut Dukung Penuh Program Irigasi Bobby Nasution, Pastikan Air Mengalir ke Lahan Petani
Siap Hadapi Musim Baru, JNE kembali mendukung Tim Cosmo JNE FC di Liga Futsal Profesional 2026/2027
Dosen UNPAB Raih Top 3 Sinta Score Overall (SSO) 2026
Muktamar ke-35 NU Dimulai, Prabowo: NU Institusi Bersejarah yang Berjasa Besar bagi Indonesia
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Ranperda P-APBD 2026 ke DPRD, Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pascabencana
Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut Gibson Panjaian :  Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capa
 
Komentar