JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menyoroti tingginya harga tiket penerbangan domestik yang dinilai semakin memberatkan masyarakat. Bahkan, menurutnya, banyak warga Sumatera Utara memilih pulang kampung melalui jalur internasional seperti Malaysia dan Singapura karena tarifnya lebih murah dibanding penerbangan domestik langsung.
Musa mengatakan, Komisi V DPR RI ingin memastikan pemerintah memiliki mekanisme pengawasan yang jelas terhadap kenaikan tarif tiket pesawat, terutama terkait batas atas dan batas bawah harga tiket penerbangan domestik.
"Kami berharap bisa mengawasi dan pemerintah khususnya pemerintah yang berhubungan bisa melihat berapa sih ambang batas atas kenaikan tiket atau batas bawah kenaikan harga tiket," lanjutnya.
Baca Juga:
Menurut Musa, kondisi tersebut menjadi ironi karena masyarakat Indonesia justru harus menggunakan rute internasional demi mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau. Ia pun mempertanyakan sejumlah faktor yang diduga memengaruhi tingginya tarif penerbangan domestik, mulai dari biaya ground handling hingga harga avtur di dalam negeri.
Komisi V DPR RI, lanjut Musa, akan terus mendorong evaluasi menyeluruh terhadap komponen biaya penerbangan agar harga tiket domestik kembali kompetitif dan tidak membebani masyarakat.rel