JAKARTA | GARDA.ID
Tanda kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan diterima Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat, Letkol Pas Jhon Herriansyah Siregar, S.I.P.
Penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha yang ditetapkan di Jakarta pada 5 Oktober 2026.
Baca Juga:Dalam petikan Keputusan Presiden tersebut, Batalyon Parako 463 Pasgat "Pancawara" dianugerahi Samkaryanugraha atas jasa dalam operasi militer dan pembangunan TNI Angkatan Udara.
Penghargaan itu diberikan setelah Batalyon Parako 463 Pasgat melaksanakan berbagai penugasan strategis, di antaranya Operasi Pengamanan Objek Vital Nasional Bandara Kualanamu periode 2013–2026.
Selain itu, satuan tersebut juga terlibat dalam Satgas Garuda UNIFIL tahun 2021, Satgas Pamtas RI-PNG periode 2022–2026, serta penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara dan Aceh pada 2025.
Bagi keluarga besar Batalyon Parako 463 Pasgat, Samkaryanugraha menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian para prajurit Pancawara.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap penugasan yang dijalankan prajurit memiliki kontribusi terhadap pelaksanaan tugas pertahanan negara.
Baca Juga:Dalam Keputusan Presiden tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan pesan kepada prajurit Pancawara.
«"KOBARKAN SEMANGAT 'BAYU BUMI SAMYOGA' PRAJURIT PANCAWARA PASGAT. JADILAH PUNGGAWA DIRGANTARA PELINDUNG TANAH AIR YANG KOKOH DAN CEPAT DI DARAT MAUPUN DI UDARA."»
Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Batalyon Parako 463 Pasgat untuk mempertahankan kehormatan satuan, meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.
(Red/Garda.id)
Baca Juga: