Selasa, 13 Januari 2026

Peduli Anggota, Danrem Lilawangsa Berjibaku Cek Kondisi Rumah Prajurit Terendam Banjir

Garda.id - Minggu, 23 November 2025 15:39 WIB
Peduli Anggota, Danrem Lilawangsa Berjibaku Cek Kondisi Rumah Prajurit Terendam Banjir
CEK BANJIR: Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, mengecek kondisi rumah prajurit TNI Asrama TNI Hagu Selatan Korem 011/Lilawangsa terendam banjir.(Foto: Laung Hutasuhut /Penrem 011/Lilawangsa)

LHOKSEUMAWE, ACEH | Garda.id ~ Memasuki hari ketiga air banjir menggenangi rumah warga dan rumah dinas TNI Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Akibatnya aktivitas warga terganggu karena air masih merendam sejumlah fasilitas umum.

Sejumlah pemukiman warga yang tergenang diantaranya, Desa Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti. Ketinggian air yang menggenangi Kawasan ini berkisar 40 centimeter. Air banjir juga merendam sejumlah jalan desa dan kompleks militer Asrama TNI Hagu Selatan Korem 011/Lilawangsa.

Upaya mengatasi darurat ini, Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, pada malam hari, mengecek langsung kondisi kompleks asrama rumah dinas TNI yang mengalami terendam banjir.

Saat di Lokasi banjir, Orang nomor satu di Korem 011/Lilawangsa itu, merasa haru melihat kondisi yang dialami prajurit dan keluarganya. Selain istirahat mereka terganggu, anak-anak prajurit ada yang harus tidur di antara tumpukan kain di atas kursi.

Baca Juga:
Bahkan, kata Danrem, pengakuan anggotanya, prajurit bersama istrinya terpaksa menahan tidak tidur semalaman. Mereka berupaya menyelamatkan pakaian dan barang peralatan rumah agar tidak terendam air yang terus bertambah masuk ke dalam rumah, ujar Danrem, Minggu (23/11/2025).

Aksi kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga prajuritnya, gagasan Danrem dengan sigap memfasilitasi, memerintahkan para prajurit yang mengalami rumah terendam, segera mengevakuasi anak dan keluarga menempati mess satuan sampai kondisi benar kembali stabil.

Menurutnya, air banjir datang karena kondisi cuaca ekstrim terjadi mendatangkan hujan dengan intensitas tinggi berkepanjangan sejak sepakan mengguyur Provinsi Aceh, termasuk di wilayah Kota Lhokseumawe.

Danrem menilai, sebagian besar di Kawasan Kota Lhokseumawe terdapat daerah dataran rendah. Begitupun Ia menduga, mirisnya kondisi selokan pembuangan air tersumbat belum memadai, sehingga rentan mudah terjadi banjir saat musim penghujan maupun pasca terjadi banjir rob.

"Saya sedih melihat kondisi prajurit saya ya, bagaimana tidak, nanti prajurit saya para Babinsa mau menolong masyarakat apabila mengalami bencana gimana, kita di Aceh itu rentan banjir, jadi bagaimana mau membantu warga, sedangkan kondisi rumah prajurit itu sendiri aja terendam banjir," ini PR bagi saya.

"Saya selalu pesan sama prajurit. Sehebat apapun kamu, utamakan dulu keluarga, dan anak-anakmu. Sehingga apabila keluarga aman, apapun tugas yang diberikan itu, maka dengan mudah dapat diselesaikan," pungkas Danrem.(Laung Hutasuhut)

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto: Warga Aceh Utara Tidak Sendiri, BNPB Siap Bantu Penuh
BAKOPAM Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Medan Dari Kapolrestabes Medan
Brimob Polda Sumut & TNI, Bergerak Satu Hati Pulihkan Tapanuli Selatan
Pak Bupati turun langsung siang dan malam memantau wilayah terdampak. Ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menunjukkan
BANJIR GENANGI GRIYA MUTIARA CEMARA, WARGA MULAI ALAMI GATAL-GATAL — 5 KK MASIH BERTAHAN DI RUMAH
Perhimpunan Pergerakan 98 usulkan Kepada Pemerintah Bebaskan Pajak kepada Korban Banjir di Sumatera
 
Komentar