"Hari ini tim penyidik Pidsus Kejari Medan menahan tersangka ES di Rutan Tanjung Gusta Medan," ujar Kasi Intelijen Kejari Medan, Dapot Dariarma, Selasa (25/11).
Dua Kali Mangkir, Kini Ditahan 20 Hari
Baca Juga:Dapot menjelaskan, ES ditahan selama 20 hari ke depan sesuai Pasal 21 ayat (1) KUHAP. Penyidik menilai penahanan penting dilakukan karena adanya kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau bahkan mengulangi perbuatannya.
ES sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kota Medan, sekaligus merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan MFF 2024. Ia dua kali mangkir dari pemeriksaan penyidik dengan alasan sakit sebelum akhirnya hadir pada hari ini.
Penyimpangan Anggaran dan Pembayaran Gelap
Penunjukan pelaksana kegiatan tanpa kualifikasi teknis,
Pembayaran kepada sub vendor secara tidak resmi,
Baca Juga:Mekanisme pelaksanaan acara yang tidak sesuai aturan.
Total nilai kontrak kegiatan mencapai Rp4,85 miliar, sementara kerugian negara ditaksir sebesar Rp1,132 miliar.
Dua Tersangka Lain Sudah Ditahan
BIN, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kota Medan
MH, Direktur CV Global Mandiri
Jerat Hukum Berat Menanti
Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni:
Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
Ancaman hukuman dalam pasal tersebut mencakup pidana penjara hingga 20 tahun serta kewajiban mengembalikan kerugian negara.