Medan | Garda.id
Dalam rombongan tersebut turut mendampingi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Aswin Rangkuti, Dodi Taher, Syamsul Qomar, Putra Rangkuti, serta belasan pengurus DPD Partai Golkar Sumut.
Kunjungan diawali ke Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Rombongan yang didampingi Ketua DPRD Tapanuli Selatan sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Tapsel Rahmat Nasution, Wakil Bupati Tapanuli Selatan, serta pengurus dan anggota F-PG Tapsel, menyerahkan berbagai bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut berupa sajadah, sarung, selimut, matras atau kasur, peralatan masak, dispenser, air minum, dan bahan makanan.
Dalam dialog bersama masyarakat, Doli menangkap aspirasi warga agar rencana relokasi permukiman yang terdampak banjir dapat segera direalisasikan oleh pemerintah. Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar telah memastikan ketersediaan lahan seluas 1,5 hektare untuk areal relokasi yang lokasinya tidak jauh dari kawasan terdampak banjir.
Sore harinya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, salah satu wilayah yang terdampak paling parah. Doli disambut tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Penyerahan bantuan dilakukan di Masjid Al-Huda yang difungsikan sebagai posko bencana. Selain bantuan logistik dari Medan, Golkar Sumut juga memberikan bantuan pembangunan instalasi air bersih yang sangat dibutuhkan warga.
Baca Juga:
Pada hari kedua, rombongan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Sibolga Julu, Kota Sibolga. Di wilayah yang sekitar 100 rumah warganya tertimbun material banjir tersebut, Doli kembali menyerahkan bantuan di dua titik.
Dalam pernyataan persnya, Doli yang juga didampingi Ketua DPD Partai Golkar Sibolga serta pengurus dan anggota fraksi, menegaskan bahwa kehadiran Partai Golkar Sumut merupakan tindak lanjut dari instruksi DPP Partai Golkar untuk terus mengawal dan mendampingi masyarakat dalam penanganan bencana banjir.
Ia menambahkan, selain menyalurkan bantuan, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi terkini dan menyerap aspirasi masyarakat agar dapat segera dikoordinasikan dengan pihak berwenang.
"Di Kota Sibolga, masyarakat menyampaikan perlunya normalisasi parit karena saat hujan air masih berpotensi naik kembali. Saya telah menginstruksikan Fraksi DPRD Kota dan Provinsi untuk segera berkoordinasi dan mengambil langkah konkret bersama Pemerintah Kota, dengan dukungan Pemerintah Provinsi," pungkasnya.red