Jumat, 20 Februari 2026
Marhaban ya Ramadhan

Suasana Khusyuk Warnai Tarawih Perdana di Masjid Agung Medan

Nas - Kamis, 19 Februari 2026 12:26 WIB
Suasana Khusyuk Warnai Tarawih Perdana di Masjid Agung Medan
Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu malam (18/2/2026), untuk melaksanakan Salat Tarawih dan Witir berjamaah perdana Ramadan 1447 Hijriah.ist

MEDAN – Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu malam (18/2/2026), untuk melaksanakan Salat Tarawih dan Witir berjamaah perdana Ramadan 1447 Hijriah. Suasana religius dan penuh rasa syukur terasa sejak menjelang waktu Isya.
Jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak, tampak antusias menyambut bulan suci. Saf-saf salat tersusun rapi. Jamaah laki-laki memenuhi lantai satu, sementara jamaah perempuan menempati lantai dua.
Hadir di tengah jamaah, Sekretaris Badan Kenaziran Masjid (BKM) H. Yuslin Siregar, Ketua Umum BKM Dr. H. Impun Siregar, MA yang juga menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, serta sejumlah pengurus lainnya termasuk H. Abdullah Matondang.
Azan Isya dikumandangkan Ustadz Muhammad Fadli dengan lantunan yang khidmat, menandai dimulainya rangkaian ibadah malam pertama Ramadan. Pelaksanaan salat berlangsung tertib dan lancar.
Bertindak sebagai imam, Al Ustadz Al Hafiz H. Irham Taufik, S.Pd.I., M.Si membawakan ayat-ayat suci Alquran dengan bacaan tartil, fasih, dan penuh penghayatan. Suara yang merdu dan stabil menghadirkan suasana syahdu, membuat jamaah larut dalam kekhusyukan.
Sepanjang pelaksanaan tarawih hingga witir, suasana masjid hening. Jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap rakaat. Saat doa dipanjatkan, sejumlah jamaah terlihat menengadahkan tangan, memohon keberkahan dan ampunan di bulan suci.
Ketua Umum BKM Dr. H. Impun Siregar, MA menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan kualitas ibadah.
"Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi kesempatan memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan umat," ujarnya.
Malam pertama ini menjadi awal perjalanan ibadah selama sebulan penuh. Dengan semangat yang menyala sejak awal Ramadan, masjid kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini kembali menjadi pusat syiar Islam dan penguatan nilai-nilai religius di Kota Medan.rel

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
 
Komentar