Selasa, 13 Januari 2026

Pemprov Sumut Yakini Sinergi Ulama dan Umara Kunci Keberhasilan Pembangunan

Nas - Senin, 29 Desember 2025 01:15 WIB
Pemprov Sumut Yakini Sinergi Ulama dan Umara Kunci Keberhasilan Pembangunan
Wakil Gubernur Sumut, Surya membuka Musyawarah Daerah X Tahun 2025 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut di Ballroom Hotel Grand Inna, Jalan Balai Kota, Medan,ist

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meyakini sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Pemprov Sumut senantiasa membuka ruang dialog, kolaborasi, dan kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berlandaskan nilai etika, moral, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Tahun 2025 MUI Sumatera Utara, di Grand Inna Medan, Jalan Balai Kota Nomor 2 Medan, Jumat (26/12/2025).

"MUI memiliki posisi yang sangat penting sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra strategis pemerintah). Dua peran ini menempatkan MUI sebagai pilar moral, etika, dan spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Provinsi Sumut," ujar Surya.

Surya menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, ketahanan sosial, serta penguatan nilai-nilai moral dan keagamaan.

Baca Juga:

Melalui Musda MUI Sumut ini, Surya berharap akan lahir kepemimpinan MUI yang amanah dan visioner, program kerja yang relevan dengan kebutuhan umat dan daerah, serta rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumut Maratua Simanjuntak berharap Musda dapat menghasilkan fatwa-fatwa yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan, MUI yang didirikan oleh para tokoh dari berbagai organisasi Islam memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas akhlak bangsa.

"Ilmu yang hebat tidak akan berarti tanpa adab dan akhlak. Kita bersama-sama dengan pemerintah menuju keberkahan," katanya.

Maratua menjelaskan, Musda kali ini akan membahas tiga hal utama, yakni evaluasi kekurangan selama lima tahun terakhir, upaya penyempurnaan melalui program unggulan ke depan, serta penetapan kepemimpinan yang akan mengemban amanah MUI Sumut selama lima tahun mendatang.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, menekankan pentingnya peran ulama dalam menopang pembangunan nasional serta mendukung implementasi program prioritas pemerintah. Ia menyebut Musda sebagai momentum muhasabah dan introspeksi organisasi untuk menyusun program yang lebih baik sekaligus memilih pemimpin yang mampu menggerakkan potensi keumatan.

"Pertama, MUI sebagai mitra pemerintah atau sadiqul hukumah. Kedua, melayani dan melindungi umat, yakni sebagai khadimul ummah dan himayatul ummah," ujar Amirsyah.

Baca Juga:

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pemprov Sumut Hibur Relawan dan Masyarakat Tapsel dengan Nonton Bareng Film Agak Laen
Pemprov Sumut Dukung Standardisasi Konten Komunikasi Publik untuk Perkuat Dampak Informasi Pemerintah
Pemprov Sumut Beberkan Jurus Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah
Pemprov Sumut Dorong Percepatan Penerapan Manajemen Talenta di Seluruh Kabupaten/Kota
Wabup: Digitalisasi Keuangan Langkah Penting Perkuat Tata Kelola Fiskal
Sekda Sumut Suruh ASN Belanja Cabai
 
Komentar