Rabu, 14 Oktober 2026

Bambu: Dari Simbol Kekuatan hingga Penaklukan Negara oleh Oligarki

Garda.id - Sabtu, 01 Februari 2025 17:42 WIB
Bambu: Dari Simbol Kekuatan hingga Penaklukan Negara oleh Oligarki
Bambu: Dari Simbol Kekuatan hingga Penaklukan Negara oleh Oligarki

 

Choking.ist

Medan | Garda.id

Alangkah menggemaskannya engkau, Bambu. Engkau bisa membuat rindu datang dan sekaligus menumbuhkan amarah yang mendalam. Mengundang perasaan campur aduk, dari nostalgia hingga frustrasi.

Sejak kecil, bambu sudah akrab denganku. Di belakang rumah, di tepi sawah, tumbuh dua rumpun bambu yang terawat rapi. Satu rumpun bambu untuk meriam bambu, teman bermain di kala Ramadhan. Satu lagi, bambu digunakan untuk membuat joran pancing. Bambu bukan hanya tanaman biasa, tapi sahabat masa kecil yang memberikan banyak kenangan.

Bambu juga memiliki simbolisme yang kuat dalam berbagai budaya. Dalam budaya Cina, bambu melambangkan kekuatan dan ketulusan. Di India, bambu menjadi simbol persahabatan. Di Jepang, bambu melambangkan perlindungan. Sedangkan dalam budaya Jawa, bambu adalah tempat belajar, ‘ngelmu pring’, yang mengajarkan kita banyak hal.

Namun, dalam konteks yang berbeda, bambu kini memiliki makna yang lebih kompleks di negeri ini. Setelah bertahun-tahun berada di bawah pemerintahan yang lemah, bambu kini bisa dilihat sebagai simbol "penaklukan negara oleh oligarki".

Di bawah rezim yang mengendalikan selama sepuluh tahun, bambu tidak hanya tumbuh di ladang atau desa-desa. Bambu kini bisa ditemukan di laut, memperlihatkan kekuatannya yang tak terbatas, bahkan kepada pemerintah yang sedang berkuasa. Keberadaannya yang meluas dan tak terhingga menjadi simbol bahwa bambu tidak hanya diam, tapi memiliki daya tahan dan kekuatan untuk melawan.

Aikh, bambu... Jika kau punya waktu luang, mungkin kita bisa belajar dari bambu. Semoga kita bisa menaklukkan ketidakadilan dan mengubah keadaan yang ada.

Begitulah pandangan Coking Susilo Sakeh, wartawan senior di Sumatera Utara, dalam merenung tentang bambu yang telah jauh melampaui akar-akarnya, tumbuh dengan kekuatan baru yang menginspirasi banyak orang./lmfbchoking.

Oleh : Choking S HH Jurnalis Senior d Medan.ist

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Tanpa Lawan, Hendri Yanto Sitorus Kembali Pimpin Golkar Labura
KONI dan Kemenag Siapkan Pospenas 2027, Pesantren Jadi Basis Pembinaan Atlet Nasional
Dr. H. Hery Subiansauri: Polda Sumsel Hadir Memberi Rasa Aman dan Keadilan
Menteri Investasi dan Hilirisasi Tetapkan Kinerja Perizinan Deli Serdang Sangat Baik, Nilai Tembus 91,728
Dr. H. Hery Subiansauri: Polda Sumbar  Hadir sebagai Sahabat Masyarakat, Bukan Sekadar Penegak Hukum
Senator H. Dedi Iskandar Batu Bara Terima Kunjungan Bang Anto Genk, Bahas Kiprah dan Pengabdian untuk Sumatera Utara
 
Komentar