Rabu, 14 Oktober 2026

Unjuk Rasa di DPRD Sumut, Sejumlah Personil Polisi Alami Luka Saat Pengamanan

Garda.id - Selasa, 26 Agustus 2025 18:04 WIB
Unjuk Rasa di DPRD Sumut, Sejumlah Personil Polisi Alami Luka Saat Pengamanan
Unjuk Rasa di DPRD Sumut, Sejumlah Personil Polisi Alami Luka Saat Pengamanan

 





MEDAN , Garda.id

Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan massa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (26/8) berakhir ricuh. 


Awalnya, massa menyampaikan aspirasi terkait tuntutan penghapusan tunjangan mewah anggota DPR dan menuntut penyesuaian gaji sesuai UMK/UMP. Namun, situasi berubah memanas ketika massa mencoba merobohkan gerbang utama DPRD dengan menggunakan tali tambang.


Aksi itu memicu bentrokan. Massa melempari aparat dengan batu dan petasan, bahkan sempat mencoba menaiki kendaraan water cannon yang dikerahkan polisi untuk mengurai kerumunan. 


Aparat gabungan pun dikerahkan dengan kekuatan penuh. Dari Polda Sumut, diturunkan 2 SSK Dit Samapta (200 personel), 2 SSK Brimob (200 personel), serta unsur Reserse dan Intel. Sementara Polrestabes Medan mengerahkan 380 personel. 


Mereka membentuk barisan pertahanan lengkap dengan perlengkapan anti huru-hara untuk mencegah massa memasuki Gedung DPRD.


Aparat gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan tetap mengedepankan pendekatan persuasif, namun bentrokan tidak terhindarkan dan mengakibatkan sejumlah personel mengalami luka.


Tiga personel Dit Samapta Polda Sumut yang dirujuk ke RS Bhayangkara yakni Bripda Rio William Rapmagabe Silalahi (cedera tangan kiri usai tertimpa massa), Bripda Rikoanan (cedera kaki dan kepala akibat pintu gerbang roboh serta dikeroyok massa), dan Bripda Royanto Hutasoit (luka robek di kepala kanan dekat telinga, telah dijahit).


Selain itu, dari Polrestabes Medan tercatat Ipda Hesti Hutajulu (jatuh ke arah ban terbakar), Brigadir Anwar (luka di dengkul akibat lemparan batu), serta Bripda Daniel Silitonga (luka di pipi terkena bambu).


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, seluruh personel yang terluka sudah mendapat perawatan medis. 


“Polri tetap menjamin kebebasan berpendapat, namun aksi anarkis tidak bisa ditolerir karena membahayakan masyarakat maupun petugas. Personel yang terluka saat menjalankan tugas mendapat penanganan intensif,” jelasnya.


Situasi di sekitar Gedung DPRD Sumut kini berangsur kondusif. Aparat masih berjaga untuk memastikan keamanan tetap terjamin.(W05) 


Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
INDONESIA–MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN
Tanpa Lawan, Hendri Yanto Sitorus Kembali Pimpin Golkar Labura
KONI dan Kemenag Siapkan Pospenas 2027, Pesantren Jadi Basis Pembinaan Atlet Nasional
Dr. H. Hery Subiansauri: Polda Sumsel Hadir Memberi Rasa Aman dan Keadilan
Menteri Investasi dan Hilirisasi Tetapkan Kinerja Perizinan Deli Serdang Sangat Baik, Nilai Tembus 91,728
Dr. H. Hery Subiansauri: Polda Sumbar  Hadir sebagai Sahabat Masyarakat, Bukan Sekadar Penegak Hukum
 
Komentar