Senin, 13 Juli 2026

Pengawalan Ketat Bos Judi Online Ap Tiba Melalui Bandara KNIA

Garda.id - Senin, 17 Oktober 2022 18:19 WIB
Pengawalan Ketat Bos Judi Online Ap Tiba Melalui Bandara KNIA
Pengawalan Ketat Bos Judi Online Ap Tiba Melalui Bandara KNIA

 





Ap alias J diserahkan Bareskrim Polri ke Polda Sumut untuk menjalani proses penyidikan.Bandar atau bos judi online tersebut tiba melalui Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA)/ist




MEDAN | GARDA.ID

Ap alias J diserahkan Bareskrim Polri ke Polda Sumut untuk menjalani proses penyidikan.Bandar atau bos judi online tersebut tiba melalui Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA), Senin (17/10/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

Pantauan di lokasi, Ap alias J mengenakan baju tahanan warna merah milik Polda Sumut. Dia dikawal ketat personel Sat Brimob dan Samapta Polda Sumut.  Pengawalan itu mulai dari lokasi kedatangan domestik Bandara hingga masuk ke mobil tahanan. Tak sepatah kata pun keluar dari bos judi online itu. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, Ap langsung diboyong ke Markas Polda Sumut. "Sore ini telah tiba," kata Hadi di Bandara Kualanamu. 

Hadi menyebut, selanjutnya Ap akan menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Sumut. "Selanjutnya akan menjalani proses pemeriksaan," sebutnya.

Hadi menjelaskan, Ap diperiksa awal terkait dengan tindakan perjudian online. "Diperiksa terkait perjudian," ungkapnya. Hadi belum bisa memberikan keterangan lebih banyak, karena pemeriksaan baru masih akan dilakukan. "Nanti updatenya akan saya sampaikan lagi," pungkasnya.(W05)



Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Boyong 4 Emas di Lampung, Taekwondo Sumut Dapat Wild Card di Indonesia Open
BREAKING NEWS: Konglomerat Properti Tan Kian Diamankan Polisi, Diperiksa sebagai Saksi dalam Pengembangan Kasus Eks Jampidsus
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi
Tegal Ibukota Mataram
Kedaulatan Karbon dan Jalan Indonesia Menjadi Green Superpower
Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara
 
Komentar