Jumat, 30 Januari 2026

Indonesia Perkuat Industri Semikonduktor, Menko Airlangga Dampingi Presiden Terima Delegasi ARM Semiconductors di Inggris

Nas - Rabu, 21 Januari 2026 16:47 WIB
Indonesia Perkuat Industri Semikonduktor, Menko Airlangga Dampingi Presiden Terima Delegasi ARM Semiconductors di Inggris
Ist

LONDON — Dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Inggris, Pemerintah Indonesia kembali memperlihatkan langkah strategis memperkuat peran negara di industri teknologi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendampingi Presiden RI dalam menerima kunjungan kehormatan pimpinan ARM Semiconductors, salah satu perusahaan teknologi terkemuka dunia.
Pertemuan yang berlangsung di London tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas kerja sama strategis di sektor semikonduktor — komponen penting dalam revolusi teknologi dan kunci daya saing ekonomi masa depan. Delegasi ARM Semiconductors bertukar pandangan dengan pemerintah Indonesia mengenai peluang investasi, penguatan ekosistem desain chip, serta kolaborasi riset dan pengembangan teknologi.
Menurut keterangan dari delegasi pemerintah, pertemuan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis industrialisasi maju dan kemandirian teknologi nasional. Pemerintah tengah menyiapkan strategi terintegrasi yang mencakup pengembangan desain chip, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga langkah konkret agar Indonesia bisa masuk ke dalam rantai pasok global semikonduktor.
Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga aktif berperan sebagai pemain sekaligus mitra strategis dalam industri semikonduktor global. Langkah ini dipandang krusial untuk memperkuat ketahanan teknologi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkokoh posisi geopolitik Indonesia di kancah internasional.
Sektor semikonduktor diprediksi akan menjadi tulang punggung inovasi industri di masa depan, sehingga menarik minat perusahaan global untuk menjajaki kerja sama dengan Indonesia sebagai pasar potensial dan basis produksi strategis.
Pertemuan di London ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kemitraan jangka panjang yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan ekosistem teknologi nasional.red

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Optimisme 2026: Great Institute Sebut Ekonomi Indonesia Kian Berdaya Tahan
Voice Institute Indonesia Luncurkan Voice People Sumut Sebagai Ruang Berkarya Talenta Suara di Sumatera Utara
KAI Sumut dan Komunitas Divre 1 Railfans Bersinergi Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Atas KA
Imigrasi Medan Gagalkan Masuknya Dua WN Pakistan Terindikasi Terlibat Kejahatan Internasional
Pemprov Sumut Masih Tunggu Data Bank Indonesia
Adapundi dan Bank DBS Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Strategis
 
Komentar