Medan, Garda.id
Senyum sumringah terpancar dari wajah para petani di Kota Medan. Harapan untuk meningkatkan produktivitas pertanian kini mulai terwujud berkat suntikan semangat baru melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, serta paket sembako.
Adapun bantuan alsintan yang disalurkan berupa 2 unit traktor roda empat dan 1 unit combine harvester besar. Selain itu, para petani juga menerima bantuan benih padi serta paket sembako sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap petani yang terdampak banjir.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengungkapkan rasa syukur atas perhatian besar Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kota Medan, khususnya para petani.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi alat perjuangan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan hadirnya teknologi pertanian modern, Zakiyuddin berharap pekerjaan petani menjadi lebih mudah dan hasil produksi semakin meningkat.
"Bantuan ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga dengan adanya mesin pertanian ini dapat membantu petani kita dalam meningkatkan produksi pertaniannya," harapnya.
"Ini adalah tanda kasih sayang pemerintah kepada kami. Jujur saja, kalau kami disuruh membeli sendiri, pasti kami tidak akan sanggup membeli alat secanggih ini," ungkap Mangatan dengan tulus.
Ia juga menegaskan komitmen para petani untuk terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah ke depan demi kemajuan sektor pertanian di Kota Medan.
"Mesin pertanian ini berfungsi untuk mempercepat dan memudahkan pengolahan tanah, mempercepat proses panen, serta meminimalkan kehilangan hasil," jelas Ahmad.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa bencana banjir yang melanda Kota Medan pada akhir November 2025 lalu menyebabkan terendamnya tanaman padi sawah seluas 301 hektare. Oleh karena itu, pada kesempatan ini turut disalurkan bantuan benih padi inbrida sebanyak 7.525 kilogram kepada 25 kelompok tani yang terdampak.