MEDAN – Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan yang digelar selama tujuh hari di Lapangan Merdeka Medan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.
Sebanyak 164 pelaku UMKM ekonomi kreatif yang ikut serta dalam rangkaian kegiatan tersebut berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp1.182.300.000.
Kegiatan diawali dengan GEMES yang berlangsung selama empat hari. Event budaya ini menghadirkan kontingen dari enam negara, yakni Korea, China, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura.
Baca Juga:Masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya Melayu, tari kolosal, hingga sajian kuliner khas melalui kegiatan memasak 1.000 porsi bubur pedas Melayu Deli.
Selanjutnya, Karnaval Budaya Nusantara menghadirkan keberagaman budaya Indonesia melalui parade yang diikuti 50 kota peserta dari 98 kota yang hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski kegiatan sempat diguyur hujan. Warga tetap memenuhi kawasan Lapangan Merdeka Medan untuk menyaksikan penampilan budaya dari berbagai daerah.
Salah satu pertunjukan yang mencuri perhatian adalah penampilan 100 pemain kulcapi yang dipimpin Jacky Sembiring. Aksi tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga keberlangsungan alat musik tradisional Karo sekaligus mendapat apresiasi melalui piagam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Keberhasilan rangkaian event tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan budaya dan pariwisata mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Selain memperkuat citra Kota Medan sebagai kota event dan budaya, kegiatan ini juga membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk UMKM lokal.
Baca Juga:Dengan capaian transaksi mencapai lebih dari Rp1,18 miliar, perayaan HUT ke-436 Kota Medan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)