Jika Andrew Parsons menjadi "Father of 100 CTFP Worldwide", Natalia berharap Miki Matheson juga mewakili Para Sports Leader of Jepang dalam 100 CTFP.
Natalia dan Miki Matheson kemudian menghadiri reception yang diselenggarakan oleh Gubernur Aichi, Hideaki Omura, di Tensu Espacio Castle, Aichi-Nagoya. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan tokoh kehormatan Jepang. Di antara para tamu, terdapat sekitar sepuluh tokoh utama, termasuk Gubernur Aichi Hideaki Omura, Wali Kota Nagoya Ichiro Hirosawa, Andrew Parsons selaku Presiden International Paralympic Committee (IPC), Majid Rashed selaku Presiden Asian Paralympic Committee (APC), serta Presiden Japan Paralympic Committee (JPC) dan tokoh-tokoh penting lainnya.
Baca Juga:Acara berlangsung sangat mewah, dengan hidangan istimewa dan tempat yang begitu indah. Ada pula bazar yang memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Jepang. Para tamu mendapatkan berbagai suvenir dan peralatan secara complimentary.
Natalia bahkan sempat mencoba pakaian tradisional yang sangat mahal. Tersedia dua pakaian, satu untuk perempuan dan satu untuk laki-laki. Dalam kesempatan itu.
Bersama Andrew Parsons dan Miki Matheson
Natalia merasa sangat nyaman berkomunikasi dengan bersama tim International Paralympic Committee, selayaknya keluarga 100 CTFP.
Momen yang luar biasa buat ,ketika Natalia memberikan kartu 100 CTFP baru dgn nama Andrew Parsons ,dgn nomor 00001.Dan Natalia memberitahukan kalau dibagian belakang semua kartu 100 CTFP ada ucapan thanks utk Andrew Parsons dan pesannya.
"Saya berterima kasih kepada Tuhan karena telah mempertemukan Andrew Parsons dan Miki Matheson dalam hidup saya. Bagi saya, Mr. Andrew Parsons adalah partner utama yang luar biasa bagi Maria Monique Last Wish Foundation dalam perjalanan 100 CTFP." ungkap Natalia
Kesempatan Berfoto dengan Gubernur Hideaki Omura
Namun, Tuhan mengatur sesuatu yang luar biasa. Natalia mendapatkan kesempatan berfoto bersama Gubernur Hideaki Omura dan Miki Matheson.
"Yang membuat saya bahagia, foto kami terlihat sangat akrab, santai, dan penuh tawa. Tidak ada suasana tegang. Semuanya terasa damai dan menyenangkan
Terima kasih, Tuhan" ujar Natalia. Ketika ditanya " siapa saja orang Indonesia yg hadir sbg tamu kehormatan?" Natalia menjawab " sepertinya tidak ada orang Indonesia selain saya di acara tersebut "
"Setelah kembali ke hotel, kita bertiga berjalan-jalan menikmati udara tengah malam Kota Nagoya yang sangat sejuk bersama Deepa Malik, para-sport leader Asia untuk 100 CTFP sekaligus anggota Dewan Asian Paralympic Committee (APC). Anak Deepa mendorong kursi rodanya." ujar Natalia
Salah satu pertemuan yang berkesan bagi Natalia adalah ketika bertemu dengan Naoe Yasuoka, anggota Dewan Asian Paralympic Committee (APC) yang memiliki beautiful heart.