Kamis, 11 Juni 2026

Founder Rumah Sambal Seruit Bersama Ketum JMSI berkomitmen mendorong kemajuan kuliner khas daerah

Garda.id - Selasa, 11 Februari 2025 13:14 WIB
Founder Rumah Sambal Seruit Bersama Ketum JMSI berkomitmen mendorong kemajuan kuliner khas daerah
Founder Rumah Sambal Seruit Bersama Ketum JMSI berkomitmen mendorong kemajuan kuliner khas daerah


Ist


Lampung | Garda.id

Seperti sambal seruit yang merupakan olahan makanan khas Lampung yang disukai masyarakat lokal dan kini mulai dikenal masyarakat luas.


Sambal seruit merupakan sambal terasi dan rampai yang cara menyantapnya dipadukan dengan berbagai jenis lalapan rebus seperti terong, labu siam, jantung pisang, serutan timun, dan perasan jeruk nipis.


Sekarang ini jika kalian ingin mencari sambal seruit tidak perlu repot, karna sekarang sudah banyak orang Lampung yang buka rumah makan di berbagai kota, salah satunya di Jakarta.


Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat berkesempatan berbincang dan bersilaturahmi dengan salah satu rumah makan sambal seruit.


Dalam kesempatan tersebut Ketua JMSI Pusat Tuguh Santosa berbincang langsung dengan Winnie Aries Husada dan Angga Ferdiansyah yang merupakan founder dari Rumah Sambal Seruit dan turut hadir Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Abdullah Rasyid.


Silaturahmi ini tentunya menjadi salah satu bentuk kepedulian JMSI terhadap kuliner yang ada di Indonesia. Sehingga dapat memberikan motivasi dan dorongan untuk terus mengembangkan kuliner daerah.


"Tentunya hal ini dapat di apresiasi bagaimana mereka peduli dengan pelestarian kuliner turun temurun yang tentunya harus terus di jaga," kata Ketua JMSI Selasa (11/2/2025).


Diketahui saat ini Rumah Sambal Seruit sudah membuka 3 cabang yaitu:


Cabang Jakarta Pusat : Jl. Imam Mahbud No.36, Duri Pulo


Cabang Jakarta Barat : Jl. Mangga Besar VIII No.3C


Cabang Tangerang : Jl. Kebon Nanas No.191


Diharapkan dengan pertemuan ini menjadi langkah yang baik dalam mendorong kuliner Indonesia untuk terus berkembang dan kuliner warisan turun temurun khas daerah dapat bersaing dengan kuliner modern.


Sehingga terus terjaga dan dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya untuk terus menjaga dan melanjutkan kuliner daerah.red

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Atasi Pengangguran, Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri
Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan
Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian
JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota
Diskominfo Sumut Buka-Bukaan Soal Anggaran Seleksi KI Sumut 2026-2030, Capai Rp409,7 Juta
Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
 
Komentar