Kamis, 11 Juni 2026

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Wakil PM Rusia di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Garda.id - Rabu, 16 April 2025 13:45 WIB
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Wakil PM Rusia di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Wakil PM Rusia di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi


Jakarta | Gard.id

Usai melaksanakan lawatan ke kawasan Timur Tengah dan Turki, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia, Denis V. Manturov, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (15/4). Manturov juga menjabat sebagai Ketua Bersama dari pihak Rusia dalam Komisi Gabungan Rusia-Indonesia untuk Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, dan Teknis.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pembentukan format kerja sama baru antara Indonesia dan Rusia. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pihak membahas sejumlah agenda penting terkait hubungan bilateral, khususnya di bidang ekonomi.

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Rusia. Ia berharap hubungan yang sudah terjalin baik selama ini dapat semakin diperluas ke berbagai sektor strategis.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Rusia, terutama dalam bidang ekonomi, industri, perdagangan, energi, pertanian, dan investasi,” ujar Presiden Prabowo.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperdalam hubungan antara kedua negara serta memperkuat peran strategis Indonesia-Rusia dalam kancah kerja sama internasional.red

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Atasi Pengangguran, Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri
Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan
Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian
JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota
Diskominfo Sumut Buka-Bukaan Soal Anggaran Seleksi KI Sumut 2026-2030, Capai Rp409,7 Juta
Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
 
Komentar