Kamis, 11 Juni 2026

Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Tempo, Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Nas - Senin, 24 Maret 2025 06:41 WIB
Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Tempo, Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Tempo, Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers


Medan, - Kantor redaksi Tempo kembali mendapat teror dalam sepekan terakhir. Setelah menerima paket kepala babi tanpa telinga pada 19 Maret 2025, kini giliran enam bangkai tikus tanpa kepala yang dikirim ke kantor mereka pada Sabtu pagi (22/3). Teror ini bukan sekadar aksi iseng, tetapi ancaman nyata terhadap kebebasan pers.  


Juru bicara Kepresidenan, Hasan Nasbi, justru merespons ancaman ini dengan santai. “Dimasak aja,” katanya, seolah menganggap remeh teror yang mengancam jurnalis. Pernyataan ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Ketua Koperasi Pers Indonesia, Devis Karmoy.  


"Seharusnya semua bentuk teror ditanggapi dengan serius, bukan dicandai! Tanggapan pemerintah sangat penting untuk menunjukkan keberpihakannya. Kalau responsnya hanya ‘dimasak aja,’ peneror bisa merasa didukung," tegas Devis kepada Pers di Medan, Senin (24/3/2025). 


Teror terhadap Tempo semakin nyata setelah akun Instagram @derrynoah mengancam akan terus mengirimkan teror hingga kantor Tempo “mampus.” Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa ini adalah bentuk intimidasi terhadap media.  


"Kalau tujuannya menakut-nakuti, kami tidak gentar. Tapi hentikan tindakan pengecut ini!" seru Devis.  


Koperasi Keluarga Pers Indonesia mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. "Negara tidak boleh kalah oleh peneror," tegasnya.  


Teror terhadap media adalah ancaman bagi demokrasi. Jika tidak ditindak tegas, bukan tidak mungkin ancaman serupa akan menyasar jurnalis lainnya.

Editor
: Nas
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Atasi Pengangguran, Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri
Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan
Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian
JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota
Diskominfo Sumut Buka-Bukaan Soal Anggaran Seleksi KI Sumut 2026-2030, Capai Rp409,7 Juta
Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
 
Komentar