Rakernas XVIII APEKSI mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" dan berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Penetapan Kota Medan sebagai tuan rumah merupakan hasil Musyawarah Nasional VII APEKSI di Surabaya. Pelaksanaan kegiatan itu juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-436 Kota Medan.
Devis mengatakan, peringatan hari jadi Kota Medan dan penyelenggaraan Rakernas APEKSI menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antardaerah serta mendorong inovasi pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Medan sebagai tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI. Menurut dia, forum tersebut merupakan wadah strategis bagi para wali kota di Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar pengalaman, serta merumuskan berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
"Rakernas APEKSI bukan sekadar agenda organisasi pemerintah kota, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kekuatan kolaborasi dan semangat membangun Indonesia dari daerah. Tema 'Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat' sangat relevan dengan tantangan pembangunan perkotaan saat ini," katanya.
Ia berharap pelaksanaan Rakernas XVIII APEKSI berjalan lancar serta menghasilkan berbagai gagasan yang mampu memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia.
"Semoga Rakernas APEKSI 2026 di Kota Medan sukses dan melahirkan kolaborasi yang semakin mempererat hubungan antarpemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa," ujarnya.