JAKARTA — Ada kejadian tak biasa di Arena Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Lebih dari 100 anggota Purna Jamnas 1991 (PJ91) melakukan aksi plogging di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur.
Selain untuk meramaikan arena Jamnas 2026, aksi yang diikuti anggota Purna Jamnas 1991 dari Aceh sampai Papua ini juga diselenggarakan dalam rangka reuni 35 tahun Jamnas 1991.
Dalam pelaksanaannya, peserta yang hadir dibagi ke dalam 10 regu yang masing-masing dibekali dua kantong plastik sampah berukuran besar. Setiap regu bergerak ke berbagai penjuru Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur hingga ke belakang panggung raksasa dan deretan stand Kwartir Daerah.
Aksi plogging Purna Jamnas 1991 ini mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Moh. Jumhur Hidayat. Apresiasi dari Jumhur disampaikan Ketua Purna Jamnas 1991, Teguh Santosa, ketika memberikan sambutan pada jamuan makan siang reuni di Restoran Lawang Yogya, yang terletak tidak jauh dari Buperta Cibubur.
Menurut Teguh, dia telah menyampaikan rencana kegiatan ini kepada Menteri LH yang berhalangan hadir karena sedang berkegiatan di Riau.
Secara umum tobat ekologis merupakan sebuah gerakan untuk menghentikan kebiasaan merusak alam, mengakui kerusakan lingkungan sebagai kesalahan bersama, serta membangun komitmen nyata memperbaiki dan kembali memuliakan bumi. Gerakan ini diperkenalkan Jumhur Hidayat yang menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) sejak 27 April 2026.
Selain menyampaikan apresiasi dari Menteri LH, Teguh juga mengungkapkan rasa haru. Walau telah berusia 35 tahun namun ikatan persaudaraan di antara para peserta Jamnas 1991 masih tetap terjaga dengan sangat baik.
Teguh mengajak agar semangat dari semboyan Jamnas 1991, "Bersatu, Bersaudara, Mandiri", terus diwariskan kepada anak dan cucu. []