Ia menyebut sejumlah nama kader yang dinilai mumpuni, di antaranya Irham Buana Nasution, Rolel Harahap, Yasir Ridho Lubis, Andar Amin Harahap, dan Maruli Siahaan. Selain itu, masih ada kader lain yang juga berpeluang maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Sumut.
Nama-nama tersebut antara lain Irma Buana, kader senior sekaligus anggota Fraksi Golkar DPRD Sumut, Dodi Taher, anggota DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti, (Ketua MKGR) Rahmadianshah, (Ketua DPD Golkar Medan) serta Surya BSc, (Wakil Gubernur Sumatera Utara).
Shoibul Ansori juga menyinggung bahwa wacana kepemimpinan Golkar Sumut tidak melulu mengarah kepada Hendriyanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), yang merupakan putra Khairuddin Sitorus atau Buyung, mantan Bupati Labura.
"Figur seperti Hendriyanto Sitorus tentu memiliki kapasitas. Namun Golkar Sumut tidak boleh menyempitkan pilihan hanya pada satu nama," tegasnya.
Ia pun mendorong agar Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut yang direncanakan berlangsung pada awal 2026 dapat dilaksanakan secara terbuka dan demokratis.
Di sisi lain, Shoibul Ansori mengingatkan Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, agar fokus melakukan konsolidasi internal dan tidak menimbulkan kegaduhan melalui pernyataan-pernyataan yang berpotensi memicu polemik.
Ia menambahkan, Musa Rajekshah telah menyatakan menerima pencopotannya sebagai Ketua DPD Golkar Sumut dan berharap dinamika internal partai tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.rel
Baca Juga: