Musda ini dihadiri unsur Pengurus Pusat JMSI, perwakilan media siber anggota JMSI, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.
Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas Pengurus Pusat JMSI, Dino Umahuk, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi strategis untuk memperkuat peran media siber yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Baca Juga:"Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi fondasi konsolidasi JMSI Maluku Utara agar mampu menghadirkan jurnalisme berkualitas serta berkontribusi bagi pembangunan daerah," ujar Dino.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara media, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, sejalan dengan arah kebijakan nasional JMSI.
Menurutnya, tantangan media siber saat ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi, etika, dan keberpihakan pada kepentingan publik.
Penetapan tersebut disambut dengan komitmen kuat dari Yusri untuk memperkuat solidaritas internal organisasi serta meningkatkan kualitas pers di Maluku Utara.
"Setelah Musda ini, JMSI Maluku Utara telah menyiapkan sejumlah agenda strategis sebagai langkah konkret penguatan organisasi," kata Yusri dalam pernyataan perdananya.
Baca Juga:Yusri menyebutkan, dalam waktu dekat JMSI Maluku Utara akan melaksanakan sejumlah program prioritas, mulai dari Uji Kompetensi Wartawan (UKW), konsolidasi pers daerah, pelantikan pengurus, hingga pelaksanaan rapat kerja daerah (Rakerda).
"Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan UKW, konsolidasi pers daerah, pelantikan pengurus, serta rapat kerja daerah (Rakerda)," ujarnya.
Menurut Yusri, program-program tersebut dirancang untuk mendorong profesionalisme wartawan, memperkuat tata kelola perusahaan pers, serta memastikan JMSI hadir sebagai organisasi yang adaptif terhadap tantangan era digital.
Dengan kepemimpinan baru, JMSI Maluku Utara ditargetkan menjadi salah satu pilar penguatan jurnalisme berkualitas di kawasan timur Indonesia. (**)
Baca Juga: