Selasa, 03 Maret 2026
Marhaban ya Ramadhan

BUNTUT SE Daging Non-Halal, Wali Kota Medan Rica Waas Didesak Copot Plt Kadiskop dan Asisten Ekbang

Nas - Senin, 02 Maret 2026 16:09 WIB
BUNTUT SE Daging Non-Halal, Wali Kota Medan Rica Waas Didesak Copot Plt Kadiskop dan Asisten Ekbang
Desakan keras mengarah ke Balai Kota. Wali Kota Medan, Rica Waas, diminta segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan.ist

Medan | Garda.id

Desakan keras mengarah ke Balai Kota. Wali Kota Medan, Rica Waas, diminta segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan pasca polemik Surat Edaran Nomor 500.7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non-halal yang terbit pada 13 Februari 2026.


Surat edaran tersebut memantik kegaduhan di tengah masyarakat dan pelaku usaha. Sejumlah kalangan menilai kebijakan itu sensitif dan berpotensi memicu gesekan sosial jika tidak disosialisasikan secara terbuka dan menyeluruh.


Informasi yang dihimpun Garda.id menyebutkan, ide penerbitan surat edaran tersebut diduga berasal dari Plt Kadiskop UKM Perindag, Citra Effendi Capah, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan. Konsepnya disebut-sebut dibahas dalam lingkup internal sebelum akhirnya diterbitkan sebagai surat edaran wali kota.


"Kalau benar inisiatifnya dari Plt dan Asisten Ekbang, ini harus dievaluasi serius. Kebijakan yang menyangkut isu sensitif tidak boleh lahir tanpa kajian matang dan komunikasi publik," ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Desakan pencopotan pun menguat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegaduhan yang terjadi. Sejumlah tokoh masyarakat meminta wali kota tidak ragu mengambil langkah tegas demi meredam polemik dan menjaga kondusivitas Kota Medan.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Medan terkait dugaan peran Plt Kadiskop UKM Perindag dan Asisten Ekbang dalam perumusan surat edaran tersebut. Publik kini menanti sikap tegas wali kota di tengah tekanan yang terus menguat.red

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
 
Komentar