Medan – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus menyantuni anak yatim di Garage Cafe, Kamis (5/3). Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut dihadiri pengurus dan anggota JMSI Sumut, unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Ketua JMSI Sumut, Rianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarinsan media, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
"Melalui kegiatan ini kita ingin mempererat kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Ini juga menjadi bagian dari komitmen JMSI untuk terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Rianto juga menegaskan bahwa JMSI Sumut akan terus berkomitmen menjaga etika jurnalistik serta mematuhi ketentuan hukum dalam menjalankan aktivitas pemberitaan. Menurutnya, media siber memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.
Sementara itu, Pembina JMSI Sumut, Parlindungan Purba, mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus informasi digital. Ia berharap JMSI dapat terus meningkatkan profesionalisme serta memperkuat solidaritas di antara insan pers.
Hal senada disampaikan Pembina JMSI Sumut lainnya, Hendra DS. Ia menilai keberadaan JMSI sebagai organisasi pemilik media siber harus mampu menjadi wadah yang memperkuat sinergi antar media serta menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Medan melalui Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Budi Hariyono, yang mewakili Rico Waas , menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar JMSI Sumut.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Ramadan.
"Kami dari Pemerintah Kota Medan menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berbagi kepada sesama," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan Masyarakat Informasi Rakyat Indonesia (MIRA), Muhri Fauzi Hafiz. Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, sehingga etika jurnalistik dan kepatuhan terhadap hukum harus selalu dijaga.
"Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, etika dan profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam setiap pemberitaan," katanya.