BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar pelatihan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tongging, Kabupaten Karo.
Pelatihan ini melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) serta menggandeng instansi terkait seperti Dalkarhutla daerah operasi Sumatera I, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Inalum dalam memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mitigasi karhutla.
Plt Kepala Departemen Konservasi Inalum, Sunarno menyebut, MPA adalah ujung tombak dalam menjaga kawasan hutan dari potensi kebakaran.
“Pelatihan ini bukan hanya formalitas, tapi bekal nyata agar MPA siap bertindak cepat saat terjadi kebakaran,” ujar Sunarno melalui siaran pers, diterima Sumut24.co, Minggu (20/7/2025).
Dijelaskan, pelatihan mencakup materi teori serta praktik lapangan, mulai dari baris-berbaris bersama tim Manggala Agni hingga simulasi pemadaman api.
Bahkan, saat pelatihan berlangsung, terjadi insiden nyata berupa kebakaran kecil di pinggir jalan. Tim yang telah dibekali pelatihan langsung bergerak cepat dan berhasil memadamkan api sebelum meluas.
"Ini sebuah bukti bahwa pelatihan ini langsung berdampak nyata,"sebutnya.
Selain pelatihan, para anggota MPA juga dibekali perlengkapan lengkap seperti jet shooter, gepyok, garu tajam, sepatu boot dan seragam khusus. Hasil peralatan diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi karhutla.
Inalum menegaskan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi kuat, kita bisa melindungi hutan dan masa depan generasi mendatang,”tutupnya.(Jo)
NB: Masyarakat Peduli Api (MPA) saat mengikuti pelatihan dalam mencegah kebakaran Karhutlah.(Sumut24)