MEDAN | Mesin politik Partai Golkar Sumatera Utara mulai dipanaskan. Di bawah kepemimpinan Andar Amin Harahap, DPD Partai Golkar Sumut bersiap menggelar agenda besar: Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara Periode 2025–2030 sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026.
Rapat dipimpin Ketua Penyelenggara H.M. Syaf Lubis, didampingi Sekretaris Edi Surahman Sinuraya, bersama jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).
Agenda akbar itu direncanakan berlangsung 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Kota Medan. Namun, tanggal final masih akan disesuaikan dengan agenda kehadiran Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Baca Juga:Bagi Golkar Sumut, pelantikan dan Rakerda bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Momentum tersebut diproyeksikan menjadi titik konsolidasi kekuatan partai menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua Penyelenggara H.M. Syaf Lubis menyerukan seluruh kader dan organisasi sayap, baik yang mendirikan maupun yang didirikan, untuk bergerak bersama menyukseskan agenda tersebut.
"Mari kita semua bekerja sama dan bahu-membahu menyukseskan serta memeriahkan pelantikan dan rakerda ini. Kita berharap seluruh kader Partai Golkar berkontribusi aktif menggaungkan energi positif ini, dan yang terpenting, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat demi mempertahankan kebesaran Partai Golkar di Sumatera Utara," ujar Syaf Lubis.
"Soliditas adalah kunci. Kita ingin memastikan pelantikan dan rakerda ini berjalan spektakuler, tertata rapi, dan menjadi sinyal kuat kesiapan Golkar Sumut menyongsong agenda-agenda politik strategis ke depan," tegas Suruhenta.
Konsolidasi tersebut menjadi semakin penting karena agenda pelantikan dan Rakerda diproyeksikan melibatkan kader Golkar dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Baca Juga:Dengan struktur kepengurusan baru di bawah Andar Amin Harahap, Golkar Sumut kini menghadapi pekerjaan besar: mengubah konsolidasi organisasi menjadi kekuatan politik yang bekerja hingga akar rumput.
Target "menguningkan Sumatera Utara" pun mulai digaungkan.
Bukan hanya dengan meramaikan panggung pelantikan, tetapi melalui penguatan struktur, soliditas kader, kerja organisasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.