Kamis, 16 April 2026

Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, PP JMSI Rianto SH MH : Minta Kapolri Turunkan Tangan

Garda.id - Kamis, 21 Maret 2024 07:12 WIB
Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, PP JMSI Rianto SH MH :   Minta Kapolri Turunkan Tangan
Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, PP JMSI Rianto SH MH : Minta Kapolri Turunkan Tangan

 

RIANTO SH MH.IST


Medan | garda.id

Peristiwa kasus pembakaran rumah wartawan bukan terjadi kali ini saja, dini hari tadi malam rumah wartawan Junaidi Marpaung dibakar orang tak dikenal. menurut Junaidi kasus formula saat melakukan investigasi narkoba di wilayah tersebut bahkan menurut Junaedi pihaknya sudah diancam lewat medsos karena itu dia minta kepada Polri Mabes Polri untuk mengusut tuntas kasus ini dalam kaitan ini. tim Polres Labuhanbatu langsung turun tangan untuk melakukan investigasi dan membuat laporan.


Bendahara Umum JMSI Pusat Rianto SH MH, mengutuk keras kasus yang menimpa wartawan di labuhan Batu, kasus ini menurutnya tidak kali ini saja pembakaran yang sering terjadi dilakukan di wilayah Sumatera Utara seperti yang ada di Asahan dan hari ini di Labuhan Batu karena itu minta Mabes Polri Bapak Kapolri Jenderal Listio Sigit untuk menurunkan tim membongkar mafia Narkoba, karena kasus ini kami sangat prihatin jika tugas-tugas wartawan sebagai pilar kelima dalam pembangunan indonesia ini dan ikut mencerahkan bangsa selalu di kriminalisasi apalagi dilakukan pembakaran rumah seperti ini dan ini kami sangat berduka. sekali lagi kita minta Mabes Polri untuk turun tangan dalam kasus ini, tegas Rianto SH MH..rel

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Tim Penyidik Tetapkan Ketua Ombudsman HS sebagai Tersangka Kasus Tambang Nikel di Sultra
Tokoh Masyarakat Madina H. Sjahrir Nasution Desak Kejelasan Perda Tanah Ulayat
Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027
Muscab PKB Serentak 2026, DPW Sumut Dorong Kader Lebih Dekat dengan Rakyat
Menjaga Gerbang Negara di Era Tanpa Batas dalam Visi Asta Cita
Minta Dibebaskan, Penahanan 90 Hari Tanpa Sidang, DPD RI Pertanyakan Kasus Guru di Deli Serdang
 
Komentar