Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum PERADI RBA, Ahmad Fikri Assegaf tidak sekadar hadir sebagai figur senior, tetapi juga menawarkan arah baru bagi organisasi advokat dengan Tagline Melayani, Berintegritas dan Berwibawa beliau secara resmi menyerahkan dokumen visi dan misi dalam bentuk "buku putih" kepada panitia Munas, yang menekankan pentingnya organisasi advokat yang melayani, berintegritas, dan berwibawa.
Secara garis besar, visi yang diusung Fikri berfokus pada transformasi PERADI menjadi organisasi modern yang responsif terhadap kebutuhan anggotanya. Ia mendorong konsep organisasi yang tidak hanya menjadi wadah administratif, tetapi juga pusat layanan profesional yang mampu meningkatkan kualitas advokat di Indonesia.
Ahmad fikri menawarkan gagasan arah organisasi advokat menyiapkan generasi Peradi advokat muda dengan salah satu Program Advokat Next Generation baik mentoring , training khusus dan directory advokat. Organisasi yang dijalankan dan didorong oleh advokat muda & advokat masa depan akan menjadi organisasi dinamis, kuat dan organisasi siap menghadapi masa depan.
Ahmad fikri berharap sebagai besar pengurus PERADI RBA adalah advokat - advokat muda yang berkualitas dan memiliki semangat untuk melalukukan perubahan.
Ahmad Fikri Assegaf meliat konsolidasi internal organisasi perlu dijalankan dan perhatian terhadap pelayanan lebih baik kepada anggota peradi rba. Dan bagaimana kita bisa berpartisipasi lebih banyak dalam reformasi hukum. Sebuah upaya yang sangat besar membutuhkan sumber daya tenaga dan perhatian yang besar untuk kebaikan organisasi , masyarakat bangsa negara.
Dan menurut Pandangan Ahmad Fikri Assegaf
, S.H., LL.M. Organisasi Advokat punya peran yang sangat penting bukan hanya pada pengembangan anggota akan tetapi juga ikut mengembangkan rule of law serta melindungi
Advokat dalam melaksanakan tugas profesinya antara lain melalui pembelaan ketika advokat dikriminalisasi karena menjalan tugasnya. Organisasi advokat PERADI RBA cukup aktif dalam hal ini dan terus dijaga dan ditingkatkan sehingga setiap anggota merasa aman dan nyaman menjalankan tugas profesi kita sebagai advokat.
Justru dengan hadirnya organisasi advokat yang kuat dan memberikan perhatian pada pengembangan anggotanya maka upaya sendiri - sendiri itu bisa terfasilitas dengan baik. Misalnya dengan kegiatan training, seminar melalui penerbitan jurnal berbagai bidang hukum. Organisasi advokat juga menjaga rule of law dengan menegakan kode etik advokat. Menegakan bukan hanya terjadi di ujung yaitu ketika terjadi pelanggaran tapi juga dalam rangka mendorong advokat agar terus menjaga integritasnya melalui program - program yang dilaksanakan oleh organisasi advokat dengan demikian jika mayoritas advokat terus berjalan di atas rel kode etik profesinya maka pandangan masyarakat terhadap advokat tentu akan menjadi lebih baik dan kepercayaan masyarakat terus meningkat dan wibawa organisasi advokat dihadapan penegak hukum lainya tentu berubah menjadi lebih baik.
Dalam perjalanan kariernya, Fikri dikenal sebagai advokat yang telah berkiprah lebih dari dua dekade. Ia tidak hanya aktif dalam praktik hukum, tetapi juga terlibat dalam berbagai forum pendidikan dan pengembangan profesi advokat. Kiprahnya menunjukkan konsistensi dalam mendorong profesionalisme dan standar etik di kalangan advokat Indonesia.
Di ranah organisasi, Ahmad Fikri Assegaf pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI. Posisi ini menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting dalam pengambilan kebijakan organisasi, sekaligus memperkuat legitimasi pencalonannya sebagai ketua umum.
Munas IV PERADI RBA sendiri menjadi momentum penting bagi arah organisasi ke depan. Sejumlah nama besar turut disebut sebagai kandidat, namun Ahmad Fikri Assegaf dinilai memiliki kombinasi antara pengalaman, visi reformasi, dan kapasitas kepemimpinan.
-
Pemilihan Langsung Ketua Umum PERADI RBA
?️ Jadwal Pemilihan
Sabtu, 25 April 2026
⏰ Pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB
? Pemungutan suara dilakukan melalui email yang didaftarkan.
Dengan latar belakang pendidikan internasional, pengalaman organisasi yang kuat, serta visi modernisasi, Ahmad Fikri Assegaf mencoba menawarkan perubahan yang lebih sistematis bagi PERADI. Kini, keputusan berada di tangan para anggota, yang akan menentukan apakah gagasan tersebut dapat menjadi arah baru bagi organisasi advokat terbesar di Indonesia.