Rabu, 10 Juni 2026

Andi Yuslim Harap Pemda Kerjasama dengan Media Yang Kompeten Terverifikasi Dewan Pers

Nas - Rabu, 26 November 2025 20:25 WIB
Andi Yuslim Harap Pemda Kerjasama dengan Media Yang Kompeten Terverifikasi Dewan Pers
Istimewa

JAKARTA — Pengurus baru Dewan Pengurus Pusat (DPP) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) periode 2025-2030 resmi dikukuhkan, Selasa (25/11).

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP), turut hadir dan memberikan sambutan penutup dalam pengukuhan tersebut. Dirinya bahkan mengajak JMSI bersinergi dalam mendorong media siber yang profesional.


Andi Yuslim mengamini situasi sulit yang melanda industri pers, bahkan menyebut adanya media-media besar yang tumbang dan banyak kepala biro di daerah yang mengalami pemutusan hubungan kerja (layoff).

Baca Juga:

"Di sinilah dibutuhkan inovasi, dan saya harap Pemda melakukan kerjasama dengan media yang kompeten Terverifikasi Dewan Pers," tegas AYP.

Andi Yuslim melihat adanya potensi sinergi yang kuat antara kebutuhan media nasional dengan jaringan media di daerah. Menurutnya, media-media besar nasional sangat membutuhkan perangkat dan jaringan terpercaya di daerah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan komprehensif.

Mengakhiri sambutannya, Andi Yuslim menyampaikan apresiasinya atas kesiapan JMSI untuk melakukan audiensi dengan Kadin Indonesia.


"Kami menyambut baik JMSI untuk bergabung di Kadin Indonesia. Insyaallah kita akan bersinergi, dan menjadi bagian dari daerah untuk menjadi media yang bisa mengikuti tantangan zaman," kata tokoh muda nasional asal Sulsel ini. (*)

Baca Juga:

Editor
: Nas
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel, Minta Pemerintah Tindak Lanjut Secara Diplomatik
Ketua JMSI Sumut Tegaskan Peran Pers Jaga Stabilitas di Tengah Krisis Informasi
Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Tandatangan Fakta Integritas
MPW PKS Sumut Lantik 24 Anggota Dewan Pakar dan 7 Anggota Dewan Penasihat
Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah dan Desak Revisi UU Pers
 
Komentar