Batam — PT Bank Sumut (Perseroda) terus mengakselerasi transformasi bisnisnya melalui penguatan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah. Hal ini ditandai dengan peresmian relokasi Kantor Cabang Batam, penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota Batam, serta peresmian Halte Raflesia Bank Sumut, Senin (27/4) yang dilaksanakan Kantor Cabang Batam, Jl. Raja H. Fisabilillah Kompleks Raflesia Bussiner Center, Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau Ardhienus, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Kepulauan Riau Muhammad Lutfi, Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, Komisaris Independen Bank Sumut Erlina, serta Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah, bersama jajaran Forkopimda, pelaku usaha, mitra kerja, dan tokoh masyarakat.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menegaskan bahwa Batam merupakan salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi nasional yang memiliki daya tarik investasi tinggi, ditopang oleh posisi geografis strategis serta ekosistem industri, perdagangan, dan jasa yang terus berkembang pesat.
Baca Juga:"Batam adalah simbol energi pertumbuhan baru Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,76 persen pada tahun 2025, kota ini menunjukkan akselerasi yang konsisten. Ini menjadi peluang besar bagi sektor perbankan untuk hadir lebih progresif dalam mendorong intermediasi dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Bank Sumut di Batam tidak sekadar ekspansi jaringan, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran sebagai financial partner of choice bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Bank Sumut tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai katalis pertumbuhan. Kami menjembatani kebutuhan pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mendukung dunia usaha dan masyarakat melalui layanan yang semakin modern, cepat, dan terintegrasi," tambahnya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif langkah proaktif Bank Sumut tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan merupakan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global.
"Kami melihat Bank Sumut sebagai mitra strategis yang mampu menangkap potensi besar Batam, baik dari sisi investasi, perdagangan, maupun pengembangan sektor jasa. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah," ujarnya.
Baca Juga:Pada kesempatan yang sama, Bank Sumut juga meresmikan Halte Raflesia Bank Sumut sebagai simbol kehadiran layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Lebih dari sekadar fasilitas transportasi publik, halte ini dirancang sebagai ruang interaksi publik yang juga mendorong literasi dan inklusi keuangan.
Melalui rangkaian inisiatif ini, Bank Sumut mempertegas arah transformasi bisnis yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama (shared value) bagi daerah dan masyarakat.
Sinergi dengan Pemerintah Kota Batam menjadi representasi nyata semangat #Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi dimana Bank Sumut terus beradaptasi menghadapi dinamika, bertumbuh memperluas peran, dan berprestasi melalui kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.