Kehadiran Farianda disambut hangat oleh jajaran pengurus dan anggota JMSI Sumut. Dalam kesempatan tersebut, ia turut memberikan pembekalan dan motivasi sekaligus berbagi pandangan mengenai pentingnya memperkuat organisasi perusahaan media siber di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Farianda menegaskan, seluruh pengurus dan anggota harus bangga menjadi bagian dari JMSI karena organisasi tersebut merupakan wadah resmi perusahaan media siber yang telah diakui pemerintah dan memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem pers nasional.
Suasana Rakerda semakin cair ketika Farianda menyinggung pelaksanaan Konferensi PWI Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026.
Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Farianda mengaku kehadirannya di Rakerda JMSI merupakan bentuk persahabatan dan penghormatan kepada Ketua JMSI Sumut, Rianto, SH.,MH, meski keduanya diprediksi akan menjadi rival dalam pemilihan Ketua PWI Sumut periode berikutnya.
Ia menegaskan, Konferensi PWI Sumut harus menjadi pesta demokrasi yang berlangsung secara jujur, terbuka, dan menjunjung tinggi etika organisasi.
Baca Juga:
"Siapa saja berhak mencalonkan diri, termasuk Rianto, sepanjang memenuhi ketentuan organisasi. Jangan ada yang disakiti, jangan difitnah, apalagi dibully. Mari kita ciptakan konferensi yang benar-benar demokratis dan bermartabat," tegasnya.
Menurut Rianto, kontestasi kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Ia berharap seluruh tahapan konferensi dapat berjalan dengan penuh semangat kebersamaan, sportivitas, dan tetap menjaga persaudaraan di antara insan pers Sumatera Utara.*(SS68)*
Baca Juga: