SURAKARTA — Dedikasi dan pengabdian Agung Ikhsan Wijaya di sektor kerakyatan mendapat apresiasi dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Ia secara resmi dianugerahi gelar kehormatan Kangjeng Raden Tumenggung (KRT) dengan nama Jawa asma kekancingan Kangjeng Raden Tumenggung Wijoyoadinagoro.
Dedikasi di bidang pertanian dan kepedulian terhadap masyarakat akar rumput dinilai selaras dengan nilai-nilai kebudayaan Jawa yang mengedepankan sikap mengayomi, memberi manfaat, serta mengabdi kepada masyarakat.
Rangkaian acara wilujengan dan penyerahan surat kekancingan gelar berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, di Sasono Purnomo, Badran, Surakarta.
Baca Juga:Prosesi berlangsung dalam suasana khidmat dengan nuansa tradisi Jawa yang kuat.
Setelah prosesi penyerahan gelar, Agung Ikhsan Wijaya juga berkesempatan menjalani sowan terbatas dan menerima restu secara langsung dari KGPH Panembahan Agung Tedjowulan.
Dalam audiensi tersebut, Sinuhun menyampaikan piwulang atau petuah agar amanah yang menyertai gelar KRT dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Gelar tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Agung Ikhsan Wijaya untuk semakin memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui pengabdian di sektor pertanian dan kegiatan sosial.
Dengan penganugerahan tersebut, nama Kangjeng Raden Tumenggung Wijoyoadinagoro kini menjadi bagian dari identitas kehormatan Agung Ikhsan Wijaya. Gelar itu sekaligus membawa tanggung jawab moral yang lebih besar untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta ikut menjaga kelestarian budaya Nusantara.rel