Jakarta — Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa mengecam keras hilangnya akun Instagram milik Anggota Dewan Pakar JMSI sekaligus pengamat politik Hendri Satrio.
Teguh pun menilai, setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya sehingga tidak perlu adanya pembungkaman yang dialami oleh Hendri Satrio.
"Saya kira dalam ruang demokrasi yang partisipatif, deliberatif, setiap orang itu berhak untuk menyampaikan pandangan apapun yang dia miliki dan menjadi satu kekayaan bagi bangsa kita, jadi sangat disayangkan kalau misalnya ada pihak-pihak yang karena tidak setuju atau karena tidak suka tersinggungan seterusnya merampas hal itu," ujar Teguh.
Oleh karena itu, Teguh pun menyampaikan dua tuntutan tegas. Pertama, ia meminta pelaku segera mengembalikan akun tersebut.
"Jadi tolong yang pertama, siapapun yang melakukan pembajakan atau pemberangusan akun Instagram saudara Hendri Satrio itu untuk mengembalikan kepada pemiliknya," jelas Teguh.
Kedua, ia berharap masyarakat Indonesia semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan pandangan. Sebab, menurut Teguh, perbedaan pandangan tersebut yang membuat Indonesia bisa maju ke depan.
"Dan yang kedua, saya berharap kita semua masyarakat Indonesia ini semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan-perbedaan pandangan. Bagaimanapun juga kekayaan pandangan kita ini adalah kekuatan utama bangsa Indonesia yang kita butuhkan untuk maju ke depan," tutup Teguh.
Diketahui, sebelumnya akun Instagram Hendri Satrio, @hendri.satrio, hilang sejak beberapa pekan lalu. Diduga, akunnya hilang setelah ia mengunggah video kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). []
Baca Juga: