Jumat, 07 Agustus 2026

Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk: Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan

Nas - Kamis, 06 Agustus 2026 13:49 WIB
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk: Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Ist

MEDAN | Di mata Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH., yang akrab disapa Anto Genk, sosok H. Gus Irawan Pasaribu, SE., Ak., MM., CA. merupakan figur pemimpin yang lahir dari proses panjang, bukan dari jalan pintas. Perjalanan hidupnya dimulai dari keluarga sederhana, meniti karier dari bawah di dunia perbankan, dipercaya memimpin Bank Sumut selama tiga periode, menjadi anggota DPR RI dua periode, hingga akhirnya mendapat amanah sebagai Bupati Tapanuli Selatan.

Menurut Anto Genk, keberhasilan Gus Irawan bukan hanya karena kecerdasan akademik, tetapi juga kedisiplinan, integritas, dan kemampuannya membangun hubungan baik dengan semua kalangan.

"Saya mengenal Pak Gus Irawan sebagai pribadi yang sangat menghargai semua orang. Beliau tidak pernah membedakan media besar maupun media kecil, media nasional maupun lokal. Siapa pun wartawannya tetap dilayani dengan ramah, santun, dan penuh penghormatan. Itu karakter yang hari ini mulai langka dimiliki seorang pejabat," ujar Anto Genk.

Baca Juga:

Lahir dari Keluarga yang Menjunjung Pendidikan

Gus Irawan Pasaribu lahir di Padang Sidempuan pada 31 Juli 1964. Ia merupakan anak keenam dari pasangan almarhum H. Hasan Pinayungan Pasaribu dan almarhumah Hj. Alimah Pakpahan. Ayahnya dikenal sebagai pedagang beras yang mendidik anak-anaknya dengan disiplin tinggi.

Keluarga besar Pasaribu dikenal melahirkan banyak tokoh nasional. Di antaranya Dr. H. Bomer Pasaribu, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Duta Besar RI, Syahrul M. Pasaribu, mantan Bupati Tapanuli Selatan dua periode, serta sejumlah tokoh birokrasi dan profesional lainnya.

Pendidikan Gus Irawan dimulai di SD Negeri 7 Padang Sidempuan, kemudian SMP Negeri 1 Medan, SMA Negeri 1 Medan, melanjutkan S-1 Akuntansi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dan meraih gelar Magister Manajemen Universitas Sumatera Utara (USU).

Baca Juga:
Memulai Karier dari Pegawai Biasa

Berbekal ilmu akuntansi, Gus Irawan memulai karier di Bank Sumut (saat itu BPDSU) pada 1990 sebagai pegawai biro personalia. Kariernya berkembang menjadi Kepala Seksi Administrasi, Wakil Pemimpin Cabang Tebing Tinggi, Pemimpin Cabang, hingga dipercaya menjadi Direktur Utama Bank Sumut pada usia yang relatif muda.

Di bawah kepemimpinannya selama sekitar tiga periode (2000–2012), Bank Sumut berkembang menjadi salah satu bank pembangunan daerah yang diperhitungkan di Indonesia.

Anto Genk menilai pengalaman panjang di dunia perbankan membentuk Gus Irawan menjadi pemimpin yang terbiasa bekerja dengan perencanaan, tata kelola, dan kehati-hatian.

"Beliau bukan lahir sebagai politisi. Beliau lahir sebagai profesional. Karena itu cara berpikirnya selalu berbasis data, perencanaan, dan hasil kerja."

Baca Juga:

Dari Dunia Perbankan ke Senayan

Setelah menyelesaikan pengabdiannya di Bank Sumut, Gus Irawan memasuki dunia politik melalui Partai Gerindra. Pada Pemilu 2014 ia terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II.

Di parlemen, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di Komisi XI dan Komisi VII DPR RI, yang membidangi keuangan, energi, sumber daya mineral, riset, teknologi, dan lingkungan hidup. Ia kembali terpilih untuk periode 2019–2024 sebelum memutuskan maju dalam Pilkada Tapanuli Selatan.

Memimpin Tapanuli Selatan

Baca Juga:
Pada Pilkada 2024, Gus Irawan memperoleh kepercayaan masyarakat menjadi Bupati Tapanuli Selatan periode 2025–2030.

Ia membawa visi pembangunan:

"Tapanuli Selatan yang Maju, Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045."

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai program pembangunan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, reformasi birokrasi, dan pelayanan publik yang lebih baik.

Menghadapi Ujian Banjir Bandang

Baca Juga:

Salah satu ujian terbesar pada awal masa kepemimpinannya adalah bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Tapanuli Selatan.

Dalam situasi tersebut, Gus Irawan turun langsung ke lokasi terdampak, mengoordinasikan penanganan darurat bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta berbagai relawan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan kemudian memfokuskan penanganan pada evakuasi warga, penyaluran bantuan, pemulihan infrastruktur, hingga mendorong pembangunan hunian tetap dan mitigasi bencana agar kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang.

Pemimpin yang Dekat dengan Wartawan

Baca Juga:
Bagi Anto Genk, salah satu kelebihan Gus Irawan adalah kemampuannya membangun komunikasi yang baik dengan insan pers.

"Beliau tidak pernah alergi terhadap kritik. Wartawan diterima dengan baik. Mau media nasional, televisi, media online, media lokal, semua diperlakukan sama. Itu menunjukkan beliau memahami bahwa pers adalah mitra pembangunan."

Menurut Anto Genk, sikap rendah hati dan keterbukaan terhadap media menjadi modal penting dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

"Saya berharap kepemimpinan Pak Gus Irawan terus membawa perubahan nyata bagi masyarakat Tapanuli Selatan. Dengan pengalaman sebagai bankir, legislator, dan kepala daerah, saya optimistis beliau mampu mewujudkan visi besar Tapanuli Selatan yang maju, berkarakter unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045," tutup Anto Genk yang juga dikenal sebagai advokat ini.red

Baca Juga:
Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa: Bangun Kolaborasi, Lawan Disinformasi dengan Jurnalisme Berkualitas
JMSI Sumut Ucapkan Selamat kepada Dr. Harli Siregar sebagai Kadiklat Kejaksaan Agung
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
Wali Kota Medan Dukung dan Berikan Apresiasi Kegiatan Rakerda & Family Gathering, Siap Perkuat Kemitraan dengan JMSI Sumut
Rianto, SH., MH Pertegas Pentingnya Kekompakan dan Integritas Pengurus JMSI Daerah dan Cabang
 
Komentar