*Akselerasi Ekspor dan Kendali Biaya*
Baca Juga:Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa optimalisasi sisa waktu di dua bulan terakhir difokuskan pada pengawalan produksi secara ketat dari hulu ke hilir. Langkah ini dibarengi dengan inisiatif efisiensi terstruktur guna menjaga daya saing biaya produksi dan profitabilitas.
"Tahun ini kita melakukan inisiatif untuk memperluas pasar melalui direct export. Namun, kuncinya tetap berada pada pengawalan produksi di lapangan, memastikan kepastian pasokan, serta menjaga mutu yang ketat mulai dari proses di pabrik hingga manajemen logistik. Di sisi lain, kita terus menekan cash cost melalui inisiatif Go Lean dan Go Secure agar margin perusahaan tetap terjaga secara fundamental," ujar Jatmiko.
*Optimalisasi Aset dan Nilai Tambah Green Business*
Selain fokus operasional inti, Jatmiko juga menggarisbawahi pentingnya manajemen aset yang terukur serta optimalisasi inisiatif green business. PTPN IV PalmCo memastikan seluruh aset perusahaan terkuasai secara fisik dan tuntas secara legalitas guna memitigasi risiko operasional. Secara paralel, perusahaan juga memaksimalkan nilai tambah dari pengolahan limbah sawit, seperti pemanfaatan fasilitas methane capture dan optimalisasi penjualan cangkang sawit.
*Smart Plantation sebagai Kunci Daya Saing*
Sejalan dengan visi direksi, Komisaris Utama PTPN IV PalmCo Desrial mengingatkan bahwa keunggulan operasional perusahaan perkebunan ke depan tidak lagi diukur semata-mata dari seberapa luas lahan yang dimiliki, melainkan dari tingginya capaian produktivitas per hektare dan ketepatan alokasi biaya.
Menurut Desrial, tuntutan industri saat ini mengharuskan perusahaan untuk beralih pada penerapan Smart Plantation yang secara efektif mengintegrasikan mekanisasi lapangan dengan sistem digitalisasi perusahaan.
*Penegakan GCG dan Kepatuhan Berlapis*
Melalui sinkronisasi antara agresivitas pencapaian target produksi, perluasan pasar global, dan pengawasan internal yang ketat, PTPN IV PalmCo optimistis tren kinerja positif yang telah terbentuk hingga kuartal ketiga dapat terus terakselerasi guna mencatatkan pencapaian optimal di penutup tahun buku 2026.rel