MEDAN | Garda.id ~ Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder terkait untuk membangun sinergisitas dan kolaborasi dalam pembangunan bangsa dan negara ini. Demi kesejahteraan masyarakat kedepannya.
"Kita memahami bahwa umat Islam adalah salah satu umat yang akan menjadi leader terdepan, untuk mengantarkan bangsa dan negara ini, kepada kedaulatan ekonomi menuju kepada kedaulatan nasional dan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu kita sangat menyadari, Bapak-Ibu sekalian," sebut Andi Pranata.
Andi Pranata mengungkapkan, salah satu kata kunci keberhasilan membangun bangsa dan negara ini, adalah sinergisitas dan kolaborasi stakeholder. Ia berharap melalui wasilah umat bersatu ini. Maka di semua sektor kehidupan memberikan kontribusi yang besar, dalam pembangunan bangsa ini.
Baca Juga:"Karena dengan seperti itu maka kita yakin sekali bangsa dan negara ini, Insyaallah menjadi bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Tidak mungkin Bapak-Ibu sekalian semangat sinergisitas dan kolaborasi ini hadir di tengah-tengah umat kalau kemudian kita terlalu melihat perbedaan yang ada di antara kita. Karena semangat yang harus dibangun untuk menghadirkan kolaborasi dan sinergisitas ini adalah lebih mengedepankan dan melihat sisi persamaan di masing-masing kita," jelasnya.
Ia yakin di masing-masing ormas yang ada, organisasi yang ada, komunitas yang ada, itu memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kesejahteraan bangsa dan negara ini. Khusus yang mengantarkan umat ini menjadi umat yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur.
"Oleh karena itu melalui kegiatan ini kami berharap kita semakin bisa melihat persamaan di antara kita dan kemudian menghadirkan semangat sinergisitas dan kolaborasi. Karena dengan seperti itu maka aspek empowering keumatan ini akan hadir di tengah-tengah kehidupan kita berbangsa dan bernegara," sebut Andi Pranata.
"Kita yakin sekali dengan semangat kolaborasi ini maka Insyaallah aspek empowering, aspek pemberdayaan terhadap potensi yang dimiliki umat. Melalui peran dan fungsi yang berbeda di masing-masing ini akan mengantarkan kita kepada negara yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," ucapnya.
Melalui program ini, kembali ia berharap keterikatan hati di antara kita semakin
besar. Apalagi kita punya visi dan misi yang sama untuk menjadikan bangsa dan negara ini menjadi bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur.
Baca Juga:"Kita berkeyakinan Insyaallah, di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman wa'adallahu ladhina amanu minkum wa'amilu s-salihat la yastakhlifannahum fil-ad. Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh di antara kita akan menjadikan kita berkuasa di permukaan bumi Allah SWT," kata Andi Pranata.
"Karena memang sebaik-baik amanah di tangan orang yang saleh, sebagaimana sebaik-baik harta juga di tangan orang yang saleh. Karena kata baginda Rasul dalam hadis dari Imam Ahmad tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janjinya," sebut Andi Pranata.
Ia optimis, umat Islam dilahirkan menjadi umat yang amanah dan akan menciptakan peradaban bukan hanya peradaban bagi bangsa dan negara ini tapi peradaban dunia.

Ketua DPW PKS Sumut, Andi Pranata dan Pimpinan Ormas Islam serta Tokoh Masyarakat foto bersama usai dialog keummatan yang digelar di Kota Medan, Minggu (31/5/ 2026) dengan tema "Ummat bersatu membangun bangsa dan Negara".(Foto: Komdigi DPW PKS Sumut)
Hadir dalam agenda ini Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Ummat dan Kerukunan Beragama Dr. Ali Akhmadi, M.A., dan juga Tokoh-Tokoh Masyarakat Sumatera Utara diantara nya Sekretaris MUI Sumut DR H. Ardiansyah, Lc., MA., Ketua PUI Sumut Dr. H. Sakhira Zandi, M.Si., Inisiator gerakan Gadget Sehat Prof. Ridha Dharmajaya, Bendahara Wilayah Al Wasliyah Sumut Dedi Iskandar, S.E., serta para Tokoh lainnya dan juga hadir Pejabat Publik dari PKS Sumut.
Baca Juga: