Rabu, 24 Juni 2026

Ternyata Ini Dia Makna Dibalik Mas Kawin Putra Bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Garda.id - Sabtu, 10 Desember 2022 15:59 WIB
Ternyata Ini Dia Makna Dibalik Mas Kawin Putra Bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono
Ternyata Ini Dia Makna Dibalik Mas Kawin Putra Bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sah menjadi pasangan suami istri. Kaesang memberikan mahar atau mas kawin berupa alat sholat, uang tunai Rp300.000, dan logam mulia. / ist

JAKARTA | garda.id

Putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep dan Erina Gudono resmi melangsungkan pernikahan di Royal Ambarukmo, Yogyakarta pada hari ini, Sabtu (10/12/2022).

Meminang Erina, Kaesang pun diketahui memberikan mas kawin dan mahar berupa seperangkat alat salat dan uang sebesar Rp 300.000.

Ternyata, ada makna yang mendalam di balik mas kawin dan mahar tersebut. Menurut Kaesang, angka tiga memiliki arti khusus bagi mereka berdua.

"Makna, (saya) anak ketiga. Erina juga ketiga," kata Kaesang.

Menurut Kaesang, mahar tersebut diberikan tanpa ada permintaan khusus dari Erina. Dia menyebut Erina akan menerima berapa pun mahar yang diberikan.

"Ada tambahan mahar, itu dari saya, semua saya. Erina orangnya nggak neko-neko, dikasih Rp1.000 juga mau," ucapnya.

Uang tersebut dimasukan ke dalam figura dan diserahkan kepada Erina oleh Kaesang selepas Ijab Kabul. Adapun, dalam mahar tersebut, Kaesang juga memberikan logam mulia dengan berat, 10 gram, 12 gram 20 gram dan 22 gram. Jika disatukan, maka ini akan membentuk tanggal pernikahan keduanya, yakni 10-12-2022. (cnbc)

Editor
: Garda.id
Sumber
:
SHARE:
 
Berita Terkait
Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas
Barapaksi Desak Kejatisu Bongkar Jaringan Mafia Titik SPPG di Sumut
DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open
Milad ke-60 Bupati Langkat Syah Afandin, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan, Ondim Ucapkan Rasa Syukur
Di DPRD Medan, Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD
Menuju Indonesia Emas 2045, Adhie Massardi Terbitkan “Peradaban Not Just Civilization”
 
Komentar