JAKARTA, GARDA.ID — IndexPolitica Indonesia merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
Founder dan peneliti senior IndexPolitica, Denny Charter, menegaskan bahwa popularitas tidak dapat dijadikan ukuran kinerja seorang menteri.
"Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu menteri dengan kinerja terbaik," kata Denny.
Sementara itu, menteri dengan performance gap terbesar adalah Natalius Pigai dengan skor 56, disusul Dody Hanggodo (59) dan Raja Juli Antoni (61).
IndexPolitica menegaskan, performance gap bukan berarti seorang menteri tidak bekerja. Penilaian tersebut mengukur kesenjangan antara mandat kementerian dengan output dan outcome kebijakan yang dapat diverifikasi.